Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Tiket Pesawat Dengan Metode Agile Berbasis Web Hary Saputra; Santi
Journal of Information Systems and Business Technology Vol 1 No 1 (2025): Journal of Information Systems and Business Technology
Publisher : PT Jurnal Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the age of digitalization, the public greatly needs ease and speed in the handling of pesawat tiket. As the number of domestic tiket pesawat transactions increases, a system that is efficient, reliable, and secure is required to facilitate these transactions. The purpose of this study is to develop and implement an Agile-based web-based information system for pesawat tiket. The system is built using modern technologies like TypeScript, Next.js, React, Tailwind CSS, Lucia for authentication, Prisma for data management, Ngrok for jarak jauh, and Midtrans for online payment integration. Agile methodology is used to ensure that the development process can be carried out in a flexible and iterative manner in accordance with requirements. This system enables users to make payments securely through Midtrans and to send tiket messages online without having to visit the agent's office.  
Rangkap Jabatan Anggota DPRD: Implikasi Hukum, Etika, dan Kinerja Santi; Rendi Adi Pratama; Risna Ali Hamdani
Equality: Law and Social Vol. 1 No. 4 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/bt2ybb63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implikasi hukum, etika, dan kinerja dari rangkap jabatan dalam DPRD. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, analisis ini mengeksplorasi peraturan perundang-undangan yang relevan dan dilengkapi dengan studi kasus dari beberapa daerah yang dilaporkan oleh media dan pemantauan masyarakat sipil. Temuan menunjukkan bahwa rangkap jabatan melemahkan integritas lembaga legislatif daerah, mengurangi efektivitas pengawasan terhadap cabang eksekutif, dan meningkatkan risiko penyalahgunaan kewenangan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Dari perspektif etika, praktik ini mengurangi kepercayaan publik terhadap DPRD dan semakin merusak reputasi partai politik yang mendukung anggota tersebut. Dari perspektif kinerja, anggota DPRD yang merangkap jabatan seringkali tidak mampu menjalankan tugas representatif dan legislatifnya secara optimal karena perhatian yang terbagi dan prioritas yang saling bertentangan. Selain itu, penelitian ini menyoroti kelemahan mekanisme penegakan oleh Badan Kehormatan DPRD dan kurangnya pengawasan eksternal yang efektif sebagai faktor utama yang memungkinkan berlanjutnya praktik rangkap jabatan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kerangka regulasi, peningkatan kapasitas dan independensi Badan Kehormatan, serta mendorong keterlibatan masyarakat sipil yang lebih besar dalam memantau dan melaporkan praktik tersebut. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat mekanisme checks and balances, menegakkan tata kelola yang beretika, dan menjaga peran DPRD sebagai pilar demokrasi daerah.