van der Krogt, Hanniel Jehoshua
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Iman Kristen dalam Membentuk Etika Konsumerisme: Refleksi Teologis terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Ekonomi di Era disruptif van der Krogt, Hanniel Jehoshua
EPIGRAPHE (Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani) Vol 8 No 1: Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33991/epigraphe.v8i1.373

Abstract

Excessive and unwise consumer ethics, which are not based on needs but placing and hedonistic lifestyles, have become rampant and increasingly dominate social and economic life in the modern era. This behavior has created inequality and injustice and ignored spiritual values ??in human life. Consumerism, which focuses on purchasing goods and consumption as an indicator of happiness and prestige more than self-esteem, has had a negative impact that is very different and contradicts the teachings in the Bible about simplicity. This study explores the relevance of Christian teachings in forming more sustainable and responsible consumer ethics. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it was found that the Christian faith is an ethical construction with social and economic responsibility in dealing with consumer behavior. Abstrak Etika konsumerisme yang berlebihan dan tidak bijak yang mana disdasari bukan kebutuhan namun plexing dan gaya hidup hedon telah menjadi-jadi dan semakin mendominasi kehidupan sosial dan ekonomi di era modern. Perilaku ini telah menciptakan ketimpangan dan ketidakadilan, serta mengabaikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan manusia. Konsumerisme yang berfokus pada pembelian barang dan konsumsi sebagai indikator kebahagiaan dan prestise lebih dari harga diri telah membawa dampak negative yang mana hal ini sangat berbeda dan bertentangan dengan ajaran-ajaran dalam Alkitab tentang kesederhanaan. Penelitian ini bertujuan untuk membuka pemahama terkait relevansi ajaran Kristen dalam membentuk Etika Konsumerisme yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka didapatkan bahwa iman Kristen menjadi konstruksi etika yang memiliki tanggung jawab sosial dan ekonomi dalam menghadapi perilaku konsumtif.
KODE ETIK GURU PAK SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN KARAKTER DAN MORALITAS ANAK USIA DINI DI ERA DIGITAL van der Krogt, Hanniel Jehoshua
Metanoia Vol 8 No 1 (2026): Metanoia Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/metanoia.v8i1.293

Abstract

Perkembangan era digital telah menghadirkan tantangan baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter dan moralitas anak usia dini. Arus informasi yang begitu deras melalui gawai dan media sosial sering kali mempengaruhi pola pikir, perilaku, serta nilai-nilai etika anak sejak usia dini. Guru Pendidikan Agama Kristen memiliki tanggung jawab strategis untuk menjaga kemurnian nilai iman sekaligus menanamkan moralitas yang kokoh pada anak-anak yang sedang berada pada masa pembentukan karakter. Fenomena yang tampak adalah munculnya degradasi moral di kalangan anak, seperti menurunnya rasa empati, kecenderungan individualistis, hingga sikap kurang menghargai orang lain akibat pengaruh digital yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kode etik guru PAK sebagai pilar utama dalam membangun pendidikan karakter dan moralitas anak usia dini di tengah tantangan era digital. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka maka dapat disimpulkan bahwa hakikat dan definisi kode etik guru PAK menegakkan posisinya sebagai pedoman bersumber dari nilai iman dan integritas Kristiani. Kode etik berfungsi sebagai dasar profesionalisme guru dalam mendidik anak usia dini sekaligus memperkuat peran guru PAK sebagai teladan dalam pembentukan karakter Kristiani. Dalam pembinaan moral anak, kode etik guru PAK menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai kasih, kejujuran, dan tanggung jawab. Di era digital, anak usia dini menghadapi tantangan berupa penurunan moral, sikap individualistis, serta berkurangnya kualitas interaksi sosial, sehingga keberadaan kode etik menjadi semakin penting untuk dijadikan pedoman.