Sakti, Eka Satriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SPASIAL PRIORITAS PENANGANAN STUNTING DI PROVINSI ACEH TAHUN 2021 Sakti, Eka Satriani; Makful, Martya Rahmaniati; Dewi, Romariana
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v8i1.3856

Abstract

Stunting adalah kondisi tubuh pendek yang tidak sesuai dengan kurva pertumbuhan tinggi/panjang badan berdasarkan usia yang disebabkan oleh gangguan gizi kronis. Prevalensi stunting tahun 2021 di Indonesia adalah 24,4%, belum mencapai target penurunan yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Prevalensi stunting di Provinsi Aceh masih tergolong tinggi yaitu 33,2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan memetakan faktor-faktor yang berkorelasi dengan stunting sehingga dapat ditentukan daerah prioritas penanganan stunting di Provinsi Aceh. Penelitian merupakan studi deskriptif ekologi dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Sumber data dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 dan Profil Kesehatan Aceh tahun 2021. Klasifikasi berdasarkan standar WHO untuk prevalensi stunting dan metode natural breaks (jenks) untuk variabel faktor-faktor yang berkorelasi dengan stunting. Penentuan daerah prioritas dilakukan dengan akumulasi hasil skoring seluruh variabel untuk masing-masing kabupaten/kota. Hasil analisis diketahui kabupaten/kota prioritas 1 adalah Kabupaten Pidie, Bireun, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Besar, dan Aceh Utara. Saran dilakukan intervensi penanganan stunting pada wilayah prioritas 1 dan diperlukan analisis lanjutan penentuan daerah prioritas penanganan stunting tidak hanya berdasarkan variabel di penelitian ini, tetapi juga variabel yang berkaitan dengan intervensi gizi sensitif sehingga penentuan daerah prioritas dapat lebih tepat.
Spatial analysis of diarrhea in toddlers and environmental factors in the East Java Province Indonesia Sakti, Eka Satriani; Makful, Martya Rahmaniati; Tampubolon, Romariana Dewi
BKM Public Health and Community Medicine Vol 39 No 06 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v39i06.7973

Abstract

Purpose: The objective of this study was to conduct spatial analysis on the incidence of diarrhea in toddlers in East Java and to examine its relationship with environmental factors such as percentage of families with access to proper sanitation (healthy latrines), percentage of ODF (Open Defecation Free) villages, and percentage of drinking water facilities that meet the requirements in each district/city in East Java. Methods: The study utilized a cross-sectional study design with the 2020 East Java Province Health Profile serving as the data source. Moran's Index and the LISA bivariate test were used for the spatial analysis. Results: The findings revealed that there is a spatial autocorrelation in the number of diarrhea cases in toddlers (I value: 0.28, p value: 0.009). Out of the districts/cities studied, only 5 exhibited significant spatial correlation (Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Magetan, and Surabaya City) based on the LISA bivariate test results. Conclusion: Efforts to decrease the incidence of diarrhea cases in toddlers should focus on increasing the scope of environmental health programs, particularly in quadrant 1 (High-High) and 2 (Low-High) areas. Further analysis is required within the sub-district and village scope.