Lailatutthoyyibah, Lailatutthoyyibah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Semakin Cinta di tengah Konflik: Efektivitas Intervensi Kelompok Bertema Resolusi Konflik pada Pasangan Menikah Triwanty, Fenny Martha; Lailatutthoyyibah, Lailatutthoyyibah; Ratnasari, Yudiana
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.534

Abstract

Konflik dalam pernikahan merupakan hal yang wajar terjadi namun dapat berdampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik. Tingginya angka perceraian di Indonesia, terutama pada pasangan dengan usia pernikahan di bawah lima tahun, mencerminkan perlunya peningkatan keterampilan resolusi konflik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi kelompok berbasis modul Semakin Cinta di Tengah Konflik dalam meningkatkan kepuasan hubungan dan sikap terhadap konflik pada pasangan menikah. Intervensi ini dirancang untuk memperkuat keterampilan resolusi konflik, mengelola potensi konflik eksternal, dan mengembangkan sikap positif terhadap konflik. Sebanyak 4 pasangan menikah berpartisipasi dalam penelitian ini, yang terdiri dari enam sesi kelompok. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kepuasan hubungan dan sikap terhadap konflik setelah intervensi. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kelompok dalam mendukung pasangan untuk mengelola konflik secara konstruktif, sehingga dapat meningkatkan keharmonisan dalam hubungan pernikahan.
Struggling to Recover Without a Formal Rehabilitation Program: A Case Study of Drug Users Lailatutthoyyibah, Lailatutthoyyibah; Kristi Poerwandari, Elizabeth
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 4 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i4.21209

Abstract

The recovery process has challenges at every stage and requires a supportive and adequate program. The high number of single-use drug users in Indonesia after the COVID-19 pandemic is not supported by adequate rehabilitation services. The negative stigma attached to drug users can also hinder efforts to participate in rehabilitation programs. This study explored the recovery process of drug users without formal rehabilitation program services. The method used is a single instrumental case study with thematic analysis on individuals undergoing a 6-year recovery period. The thematic analysis found that participants progressed through the stages of change theory to achieve recovery. Despite a relapse, the participant reached the final stage. In each phase, there are crucial things that can affect the course of the recovery process. One of them is the family, which has an important role in helping drug users to recover. Further research can be conducted using other methods or approaches, and with participants who face different difficulties or challengesProses pemulihan dari ketergantungan narkoba memiliki tantangan tersendiri di setiap tahapannya, membutuhkan adanya program yang menunjang dan memadai. Namun dengan tingginya pengguna narkoba sekali pakai di Indonesia pasca pandemi covid-19, layanan rehabilitasi saat ini tidak cukup memadai. Stigma negatif yang melekat pada pengguna narkoba juga dapat menghambat upaya untuk mengikuti program rehabilitasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggali bagaimana proses pemulihan pada pengguna narkoba yang tidak mendapatkan layanan program rehabilitasi formal. Metode yang digunakan adalah single instrumental case study dengan analisis tematik pada individu yang telah menjalani masa pemulihan selama 6 tahun. Dari hasil analisis tematik yang dilakukan di temukan bahwa partisipan mampu melewati fase pemulihan berdasarkan teori stage of change hingga tahap akhir. Meskipun partisipan sempat mengalami kekambuhan namun ia dapat kembali mencapai tahap akhir. Pada setiap fase terdapat hal-hal penting dan krusial yang dapat mempengaruhi keberjalanan proses pemulihan. Salah satunya adalah keluarga yang memiliki peran yang cukup penting pembantu pengguna narkoba untuk pulih. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan metode atau pendekatan yang lain serta pemilihan partisipanĀ  dengan kesulitan atauĀ  tantangan yang berbeda