Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN LAMONGAN Halimatus Sakdiyah; Taufiq , M.
JAE (JURNAL AKUNTANSI DAN EKONOMI) Vol 8 No 2 (2023): JAE (Jurnal Akuntansi dan Ekonomi)
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jae.v8i2.20163

Abstract

The amount of labor employed in an economic sector is known as labor absorption. The ability of a region to absorb labor is very important for the success of regional development strategies. So the purpose of this study is to determine and analyze whether there is an effect of agricultural sector GRDP, agricultural land area, real wages of farm laborers, and farmer exchange rates on labor absorption in the agricultural sector in Lamongan Regency using the 2007-2021 time period. The data used is secondary data in the form of time series (annual) obtained from the publication of BPS Lamongan Regency and East Java Province. The analysis method used is multiple linear regression with the help of the SPSS data processing computer program. The results found that agricultural sector GRDP, agricultural land area, real wages of farm laborers, and farmer exchange rate together have a positive influence on employment. Variables of agricultural GDP and real wages of farm laborers have a negative influence on employment in the agricultural sector. Meanwhile, agricultural land area and farmer exchange rate have no effect on the absorption of agricultural sector labor in Lamongan Regency.
Pengembangan potensi UMKM Pucang Sewu melalui hasil produk budidaya ikan lele Widodo, Anggraini Ananda; Taufiq , M.; Wijaya, Riko Setya
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/ruangcendekia.v1i4.223

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh Pucang Sewu hanya berupa makanan dan minuman, tetapi warga pucang sewu sebelumnya memiliki pembudidayaan dalam ikan lele untuk memajukan sektor UMKM dan perekonomian daerah pucang sewu. Akan tetapi, adanya kendala dalam budidaya yaitu pemisahan ikan lele yang dapat menyebabkan ikan lele kecil habis dimakan yang besar (kanibal) hingga yang dihasilkan hanya beberapa dari setengahnya dan menyebabkan sebuah kerugian. Tahapan dalam mencapai program ini yaitu Pertama, pengadaan pelatihan serta tentang pentingnya budidaya dan jiwa Kewirausahaan untuk membantu masyarakat dalam pelatihan memperoleh pengetahuan dan motivasi serta menjadikan kampung yang memiliki jiwa berwirausaha. Kedua, penyuluhan serta pelatihan teknis budidaya lele yang benar dan teknik pengolahan produk untuk membudidayakan ikan lele secara efisien dan efektif guna dapat diperoleh ikan lele yang berkualitas. Ketiga, inovasi pengolahan produk lele untuk meningkatkan nilai tambah hasil budidaya serta membuka wilayah usaha baru dan meningkatkan keuntungan dari industri perikanan. Keempat, Keuangan dan Pemasaran Produk Inovasi untuk menambah Ketrampilan pelaku UMKM serta pengetahuan dalam pengelolaan keuangan dan peningkatan pemasaran seperti Instagram, Facebook, media lainnya dalam produk hasil budidaya ikan lele dan makanan olahan, sehingga akan menghasikan keuntungan usaha yang meningkat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempergerakkan perekonomian yang lebih maju dan mampu bersaing dengan luar sekitaran lainnya.