Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh struktur modal, kebijakan dividen dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Objek yang digunakan adalah perusahaan manufaktur di sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2019-2023. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode penelitian menggunakan data kuantitatif. Didalam penelitian ini menggunakan teori signal dan trade-off theory. Teori siknyal berupa informasi yang dijelaskan dalam menyajikan informasi keuangan. Trade off theory adalah keseimbangan antara manfaat dan pengorbanan yang dihasilkan dari penggunaan hutang. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria sampel 9 sehingga diperoleh data 45 data dari perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2023. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis dengan regresi data panel, dengan metode model yang dipilih Random Effect Model (REM). Untuk melakukan analisis penulis menggunakan program Eviews 12. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Struktur Modal (DER) dan Kebijakan Dividen (DPR) tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Kinerja Keuangan (ROA) berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Secara simultan Struktur Modal, Kebijakan Dividen, dan Kinerja Keuangan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Keterbaruan penelitian ini yaitu menggunakan tahun penelitian terbaru yaitu tahun 2023 yang berbeda dengan penelitian terdahulu. Penelitian ini berimplikasi penelitian sesuai informasi sebagai sinyal positif yang mampu menaikan market value dan menaikan volume perdagangan saham sehingga dapat berdampak pada pertumbuhan investasi yang akhirnya menaikan nilai.