Rosalinda, Charlie Rosalinda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP KERASAN PADA SANTRI YANG TINGGAL DI PESANTREN ubaidillah_insida; Al Charomain, Abdullah Sauqi Al Charomain; Kamaliah, Nurul Kamaliah; Rosalinda, Charlie Rosalinda
Nathiqiyyah Vol 7 No 2 (2024): Nathiqiyyah - Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v7i2.1226

Abstract

Pondok pesantren mengemas sistem pendidikan berasrama (pondok) dengan macam-macam peraturan yang harus ditaati dan berbagai macam kegiatan Sebagaimana perubahan lingkungan hidup yang terjadi pada santri sebelum menjalani kehidupan dan Pendidikan di pondok pesantren, mereka terbiasa hidup dengan orang tua masing-masing dan tidak terbiasa hidup jauh dari orang tua, Berbeda dengan ketika mereka berada di pesantren, segala yang dilakukan bersifat mandiri. Santri di pondok pesantren memiliki latar belakang yang berbeda baik daerah asal, Bahasa, ekonomi serta kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan sebelum menjalani kehidupan di pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerasan pada santri yang berada di pondok pesantren. Hasil penelitian menggambarkan santri yang bermukim di pondok pesantren yang hidup jauh dari orang tua dan keluarga maka santri dapat hidup mandiri. cara santri menyesuaikan diri dengan lingkungan pondok pesantren cenderung menyesuaikan terhadap kesulitan yang dihadapi dan mengubahnya menjadi pendewasaan. Ketika mampu menyesuaiakan diri dengan baik yakni merasa kerasan, senang, tenang dan nyaman serta menjadi disiplin dan mendapatkan banyak pengalaman munculnya permasalahan yang di hadapi santriwati dapat mempengaruhi kehidupan dan aktivitas santri. Dari semua informansi yaitu santri dapat menyesuaiakan dirinya dengan caranya yang baik. Permasalahan yang terjadi dalam menyesuaikan diri menjadikannya santri mempunyai pemikiran yang dewasa.