Jacinda Labana. K
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Umkm Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Pada Tahun 2023 Fitri Nurul Aftitah; Jacinda Labana. K; Kamaliatun Hasanah; Nur Lailatul Hadi. F. M
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v3i1.511

Abstract

Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama, terutama melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi tingkat pengangguran, khususnya di Indonesia sebagai negara berkembang. Dengan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, yaitu sebesar 61% atau setara Rp9.580 triliun, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Selain itu, UMKM mampu bertahan dalam situasi ekonomi global yang tidak stabil melalui fleksibilitas dan inovasi produk. Dukungan pemerintah, seperti penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), menjadi faktor penting dalam pemberdayaan UMKM, meskipun realisasinya pada tahun 2023 belum mencapai target. Tren positif pertumbuhan UMKM, yang mencakup 99% unit usaha di Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja, menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional serta mengevaluasi strategi pengembangan yang dapat meningkatkan kontribusi mereka terhadap pemerataan pendapatan dan stabilitas ekonomi.
Analisis Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun 2023 Di DKI Jakarta Jacinda Labana. K; Fitri Nurul Aftitah; Kamaliatun Hasanah; Nur Lailatul Hadi. F. M
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v3i1.513

Abstract

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) adalah rencana keuangan tahunan yang diatur oleh undang-undang lokal, berfungsi untuk menyampaikan prioritas pemerintah daerah kepada masyarakat. Belanja daerah terdiri dari 3 kategori utama: pengeluaran pegawai, pengeluaran barang dan jasa, serta pengeluaran modal dan lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. APBD menjadi dasar bagi operasi pembangunan daerah dan alat evaluasi kinerja organisasi. Laporan keuangan, yang mencakup neraca, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), dan catatan atas laporan keuangan, memberikan informasi penting mengenai posisi keuangan dan kinerja anggaran. Klasifikasi pengeluaran daerah yang tepat sangat penting untuk mencegah kemunduran dalam kesejahteraan rakyat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan efektivitas otonomi daerah melalui pengelolaan kinerja keuangan yang akuntabel dan transparan. Laporan pertanggungjawaban yang disusun secara berkala bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran yang tepat, sesuai dengan ketentuan dalam PP No. 71 tahun 2010, yang menegaskan pentingnya LRA sebagai salah satu tujuan laporan keuangan pemerintah.