Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA ANAK USIA DINI MELALUI  KEGIATAN FUN COOKING AUTING CLASS PADA PAUD CERIA BEKASI Yani, Fitri Indri; Budiarti, Erna
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/j4e4hw78

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mengedepankan keberagaman dan memperhatikan perbedaan individu. Manfaat pembelajaran berdiferensiasi dapat dilihat dari beberapa aspek. Kendala yang dirasakan guru dalam pembelajaran yang tidak efektif  karena pola mengajar guru yang tidak sesuai dengan perkembangan anak didik. Pembelajaran yang selama ini terfokus pada guru, perintah guru, kurang nya fasilitas media main anak, sehingga tidak ada pilihan main, media kurang bervariatif sehingga dampaknya pembelajaran menjadi tidak efektif. Kegiatan auting clas  merupakan ikhtiar bagi guru dalam memodifikasi pembelajaran agar anak tidak merasa bosan maupun kurang bersemangat dalam belajar, kegiatan ini juga di orientasikan untuk menumbuhkan cara berfikir yang kreatif dan eksploratif berdasarkan pengalaman belajarnya diluar kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat melihat secara utuh dan kompherehensip model pembelajaran berdeferensiasi melalui kegiatan auting class sebagai Upaya guru dalam menciptakan model pembelajaran  yang efektif. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di PAUD Ceria Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fun cooking memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan praktis, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Fun cooking juga dapat menjadi alat yang efektif dalam pembelajaran berdiferensiasi, memadukan pendekatan belajar yang menyenangkan dan bermakna dengan kemampuan siswa secara individu