Kecemasan menghadapi kematian merupakan kondisi individu ketika merasa cemas, takut, maupun khawatir berlebih yang dipicu oleh adanya pikiran-pikiran negatif terhadap kematian. Persepsi pada kematian pada dewasa madya sendiri beragam, hal tersebut dipengaruhi berbagai aspek. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi pada kematian dengan kecemasan menghadapi kematian pada dewasa madya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik random sampling. Jumlah sekeluruhan populsi dalam penelitian ini adalah sejumlah 148 orang dengan rentang usia dewasa madya yakni 40-60 tahun. Penelitian ini dilakukan di delapan sekolah di wilayah yang meliputi SMP Negeri 1 Kejayan, SMP Negeri 1 Grati, SD Negeri Sladi, SD Negeri Tanggulangin, SD Negeri Gambirkuning, SD Negeri Kurung 1, SD Negeri Pandan Rejo 2, dan TK PGRI 1 Kejayan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan model Likert. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi pearson product moment menggunakan software SPSS. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara persepsi pada kematian dan kecemasan vii menghadapi kematian yakni sebesar 0.736 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis bahwa terdapat hubungan antara persepsi pada kematian dan kecemasan menghadapi kematian dapat diterima. Persepsi pada kematian memiliki sumbangsi sebesar 54,2% terhadap tingkat kecemasan menghadapi kematian pada dewasa madya. Kata Kunci: Persepsi, Kecemasan, Kematian, Dewasa Madya.