Huda, Aldo Syahrul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

“JOKER” : Etetika Visual Karakter Film Huda, Aldo Syahrul; Nafsika, Salsa Solli
IRAMA Vol 4, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v4i2.46804

Abstract

Film “Joker” karya dari Todd Phillips ini secara garis besar bercerita tentang kehidupan urban dan psikologi dari seseorang yang baik tapi tersakiti. film Joker ini, membuat penonton ketika menonton film ini merasa tidak seperti sebuah film imajinatif belaka tetapi memang ini seperti kehidupan nyata yang sedang direkam oleh kamera. Oleh karena itu, keberhasilan sebuah film bukan hanya dari segi keuangan atau laku di pasaran saja, tetapi dari segi kualitas yang luar biasa yang disajikan kepada penonton. Salah satu peran penting karena keberhasilan karakter Joker dalam menarik perhatian dari masyarakat adalah dengan unsur wardrobe, make up, properti juga setting yang kuat karena terlahir dari pemikiran penata artistik dan sutradara yang juga kuat gagasannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan dimana sebuah karakter dari Joker bisa mempengaruhi dalam emosi penonton yang dibedah melalui berbagai elemen-elemen artistik seperti wardrobe dan tata rias. film Joker adalah sebuah pengungkapan dari kemarahan dan dendam dari seseorang yang baik yang dijelaskan secara mendalam melalui penggambaran artistik. Pengungkapan sebuah kemarahan, kesedihan, bukan hanya melalui mimik muka dan adegan saja, tetapi juga melalui Artistik yang berbicara perihal pemaknaan perasaan dan kehidupan seseorang.
Estetika : Persfektif Semiotika dan Semantik pada film Salam dari Kepiting Selatan Nafsika, Salsa Solli; Huda, Aldo Syahrul
IRAMA Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.714 KB) | DOI: 10.17509/irama.v3i2.40981

Abstract

Film Salam dari Kepiting Selatan ini adalah salah satu film pendek tahun 2017 yang berdurasi 20 menit yang disutradarai oleh Zhafran Solichin. Film ini memberikan gambaran tentang keluarga, keterbatasan, kehilangan, rasa cinta dan kasih sayang, dan pendidikan. Film Salam dari kepiting Selatan ini menceritakan tentang bagaimana menahan rasa sakit yang mendalam dan bagaimana untuk tetap bertahan hidup karena adanya kehilangan. Film Salam dari Kepiting Selatan ini memberikan banyak pemaknaan tentang cara menyikapi kehidupan. Penonton akan menangkap berbagai pemaknaan yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan. penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan berfokus pada penelitian yang tidak menggunakan hipotesis sehingga dalam penelitiannya tidak menghasilkan sebuah hipotesis. Kualitatif berisi dengan mengambarkan sebuah data hanya dengan menggunakan kata-kata atau kalimat yang akan memperoleh sebuah simpulan. Kajian menggunakan analisa pendekatan estetika dari Charles Sanders Pierce dalam mendiskripsikan tanda dan makna yang ada meliputi ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian dari film ini mengajarkan kita untuk mencintai orang yang terdekat dalam lingkungan kita, terutama lingkungan kecil yaitu keluarga. Masalah yang cenderung sederhana, natural, justru menjadikan suatu makna yang luar biasa untuk penikmatnya. Bagimana kehidupan yang dekat dengan kita akan hilang perlahan. Maka dari itu, nilai penting dari film “Salam dari Kepiting Selatan” ini adalah tentang menghargai sosok yang ada disekitar kita.