This Author published in this journals
All Journal Jurnal IMAJI
Sarim, Safi'i
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesenian dan Industri dalam Era Digital: Studi Kasus: Pengembangan Kreatifitas Musik melalui Perekaman Komputer Sarim, Safi'i
IMAJI No. 6 (2011): IMAJI
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah bakat adalah kata yang sangat penting dalam bidang apapun, termasuk dalam bidang musik atau kesenian pada umumnya. Tetapi sebuah bakat seringkali terkendala dengan berbagai hal, sehingga bakat itu tidak berkembang atau tak pernah punya bentuk yang dapat dikenal secara luas. Menurut Joe Khatena dan Nelly Khatena dalam buku Developing creative talent in art; a guide for parents and teachers, adalah penting untuk familiar dengan sebuah bakat alam, tetapi adalah juga penting untuk memberi kesempatan berkembang, meningkatkan, mewujudkan dan memberikan pengakuan. Seorang Raden Saleh pun menjadi terkenal karena bakatnya ditemukan oleh seorang Belanda yang bernama Auguste Joseph Paijen yang dapat mengenali bakat unik Raden Saleh. Kemudian ia mengajari menggambar dan melukis dan memungkinkan Raden Saleh dapat pergi ke Belanda dan menjadi terkenal seperti yang kita ketahui saat ini. Tulisan ini berisi penelitan tentang sebuah proyek seni dalam pengembangan bakat didalam musik. Tentang sebuah band yang mencoba membuat sebuah demo/contoh lagu-lagu mereka untuk dikirim pada perusahaan rekaman musik. Dengan segala keterbatasan dan persoalan mereka untuk dapat menyelesaikan demo mereka. Penulis melatih mereka untuk dapat rekaman sendiri, sebab setelah rekaman cukup lama disebuah studio ternyata kurang bagus atau boleh dikatakan buruk. Walaupun esensi dasar sebuah band untuk dapat maju dan berkembang telah mereka punyai, yaitu mampu menciptakan lagu yang bagus dan diterima pasar. Tapi sebuah bakat saja ternyata tidak cukup. Untuk dapat membuat sebuah demo rekaman yang cukup baik mereka harus punya kemampuan bermain dan mengaransemen dengan baik dan hal itu bisa terwujud dengan meminta bantuan orang lain untuk menyelesaikan lagu-lagu mereka.