Muhammad Rofi Zuhdi, Qowiy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kekurangan Fitur Aplikasi Pinterest Menggunakan Failure Mode and Effect Analysis Muhammad Rofi Zuhdi, Qowiy
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 5 No. 1 (2024): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v5i1.5871

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis manajemen risiko pada fitur-fitur aplikasi Pinterest menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Tujuannya adalah mengidentifikasi dan memitigasi risiko potensial yang dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna dan keberlanjutan aplikasi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner oleh para user Pinterest sebagai responden. Berdasarkan hasil kuesioner Google form dari 8 responden pengguna Pinterest, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memitigasi risiko potensial yang dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna dan keberlanjutan bisnis. Hasil analisis menunjukkan empat aset dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi dengan angka 1000, yaitu: DATA-02 (Tidak mendukung video berdurasi lebih dari 5 menit), HRDW-02 (Pinterest tidak kompatibel dengan smartwatch), HRDW-03 (Pinterest tidak kompatibel dengan Raspberry Pi), dan HRDW-04 (Belum ada pengujian pada hardware Neuralink). Berdasarkan ISO/IEC 27001 Annex A, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi mitigasi risiko, termasuk peningkatan kebijakan klasifikasi informasi (DATA-02), pemeliharaan rutin pada smartwatch (HRDW-02), memastikan ketersediaan HTML5 dan utilitas pendukung (HRDW-03), serta pengujian pada pengguna Neuralink (HRDW-04). Penelitian ini menyimpulkan bahwa FMEA adalah alat efektif untuk identifikasi dan prioritisasi risiko pada aplikasi Pinterest, dengan hasil RPN memberikan landasan untuk strategi mitigasi risiko yang dapat meningkatkan keandalan dan kualitas aplikasi. Kata kunci: FMEA, pinterest, risk priority number, mitigasi risiko, ISO/IEC 27001 annex a