Latar Belakang: Akurasi arah kiblat merupakan aspek penting dalam pelaksanaan ibadah shalat. Namun tidak sedikit tempat ibadah yang masih menghadapi kesulitan atau kurang tepat dalam penentuan akurasi arah kiblat. Hingga fenomena istiwa’ a’dham, yakni saat Matahari tepat berada diatas Ka’bah adalah moment ideal untuk melakukan kalibrasi arah kiblat secara sederhana dan akurat. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan metode kalibrasi arah kiblat dengan memanfaatkan momentum istiwa’ a’dham serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan edukatif dan ilmiah. Metode: menggunakan metode ABCD yang berfokus pada mengajak masyarakat menemu-kenali potensi yang dimiliki melalui Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Praktiknya adalah dengan melakukan sosialisasi teori, praktik pengukuran arah kiblat serta diskusi reflektif tentang pentingnya sikap toleran dalam perbedaan aplikatif hasil pengukuran di lapangan. Hasil: kegiatan ini menghasilkan adanya masyarakat yang memiliki antusiasme yang tinggi dalam proses edukatif ini, didapatkan bayangan Matahari yang jelas tanpa tertutup mendung sebagai hasil pengukuran sekaligus minat masyarakat untuk mempraktikkannya secara langsung esok hari pada jam yang sama di kediaman dan tempat ibadah lainnya. Kesimpulan: dari kegiatan ini didapatkan kesimpulan bahwa tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akurasi arah kiblat, namun juga memberikan pemahaman praktis dan teknis yang mudah serta membangun kesadaran akan pentingnya beragama secara moderat dan berbasis pada keilmuan