Budiyanti, Nur Aini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of drug use in stroke patients at the inpatient unit of Brebes Hospital, Central Java Budiyanti, Nur Aini; Hapsari, Indri; Nurhidayati, Friska Suci
Acta Pharmaciae Indonesia Vol 12 No 1 (2024): Acta Pharmaciae Indonesia: Acta Pharm Indo
Publisher : Pharmacy Department, Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.api.2024.12.1.11944

Abstract

Background: Effective stroke treatment is complicated by factors such as polypharmacy, drug interactions, and side effects, leading to drug-related problems (DRPs) that hinder therapeutic outcomes. Evaluating drug use in stroke patients is crucial to ensure rational, safe, effective, and efficient treatment, ultimately improving therapeutic outcomes. Objective: This study aimed to evaluate the drug use patterns in inpatient stroke patients at Brebes Hospital, focusing on the appropriateness of drug selection, dosage, administration, and the impact of patient characteristics on DRPs. Method: A retrospective, descriptive evaluative design was employed, with data collected from medical records of stroke patients hospitalized at Brebes Hospital between May and July 2022. A total of 135 patients (110 ischemic, 25 hemorrhagic stroke) were included through consecutive sampling. Univariate analysis was used to describe patient characteristics and treatment patterns, while bivariate analysis with the chi-square test assessed the relationship between patient characteristics and DRPs. Results: The most common medications included citicoline (88.15%), clopidogrel (68.85%), and amlodipine (40.48%). DRPs were identified, including non-compliance with guidelines (1 case), contraindicated drugs (5 cases), and inappropriate drug selection (1 case). Notably, five cases of contraindicated use of omeprazole with clopidogrel and one case of phenytoin without indication were observed. Patient characteristics such as age and comorbidities did not significantly influence the incidence of DRPs (p > 0.05). Conclusion: The study found irrational drug use in stroke patients, with DRPs posing challenges for treatment optimization. Addressing DRPs through improved prescribing practices and pharmacist intervention is crucial to enhancing therapeutic outcomes in stroke management.
Edukasi Bijak Menggunakan Obat Tradisional, Suplemen, Dan Kosmetik Pada Ibu-Ibu PKK RT 5 RW 8 Desa Ledug Kurnia Putri, Dwi; Budiyanti, Nur Aini; Marta Agung, Rendi
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 1 No 03 (2023): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v1i03.112

Abstract

Penggunaan obat tradisional dan bahan-bahan herbal secara umum dinilai masyarakat lebih aman daripada penggunaan obat modern. Hal ini disebabkan karena obat tradisional memiliki efek samping yang relatif lebih sedikit dari pada obat modern. Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa perubahan signifikan terhadap informasi yang beredar dimasyarakat. Sehingga penting memberikan edukasi cara memfilter isue yang baik serta edukasi tentang cara menggunakan obat tradisional, suplemen, dan kosmetik penting dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu tentang resiko produk yang tidak aman karena tidak memiliki izin edar maupun kandungan berbahaya di dalamnya. Metode yang digunakan adalah melakukan pretes-postes dan pemberian edukasi tentang cara menggunakan obat tradisional, suplemen, dan kosmetik penting dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran ibu PKK tentang resiko produk yang tidak aman karena tidak memiliki izin edar maupun kandungan berbahaya di dalamnya. Target dan luaran dari akhir kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatakan pengetahuan masyarakat untuk melawan maraknya hoax dan produk abal-abal yang dijual di pasaran dengan harga murah dan iming-iming efek yang instan. Selain itu juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat memilih dan mengkonsumsi obat dengan benar, agar nantinya dapat melindungi diri sendiri dan orang-orang disekitarnya dari bahan-bahan obat dan makanan yang dapat berisiko terhadap kesehatan. Hasil