Sukmana, Hendra
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA GRABAGAN KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO Meutia, Nabila Haya; Sukmana, Hendra
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 14, No 4 (2025): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v14i4.4860

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Efektivitas Program Pembangunan Infrastruktur di Desa Grabagan Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, jenis data yang diperoleh meliputi data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data menurut Miles dan Huberman (1994:12) yang meliputi Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa indikator utama yaitu Pemahaman Program, Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Pencapaian Sasaran, dan Perubahan yang Nyata. Pertama, Pemahaman Program dalam pembangunan infrastruktur di Desa Grabagan menunjukkan bahwa keberhasilan program infrastruktur tergantung pada perencanaan yang matang, peran serta masyarakat, dan tercapainya manfaat yang jelas, dengan musyawarah sebelum pembangunan infrastruktur. Kedua, Tepat Sasaran melibatkan masukan langsung dari warga dan memastikan bahwa proyek infrastruktur benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Ketiga, Tepat Waktu dalam pembangunan infrastruktur yang selesai sesuai jadwal dapat segera digunakan dan mendukung kegiatan ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, keterlambatan penyelesaian proyek dapat mengganggu berbagai aspek kehidupan sehari-hari dan mengurangi efektivitas infrastruktur yang dibangun. Keempat, Pencapaian Sasaran, pencapaian sasaran menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di Desa Grabagan telah berhasil menciptakan dampak positif bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong kemajuan desa secara keseluruhan. Kelima, Perubahan Nyata pembangunan infrastruktur telah menghasilkan perubahan nyata dan positif yang dapat diamati dan dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Grabagan, seperti peningkatan aksesibilitas, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan proyek pembangunan infrastruktur telah tercapai, mencerminkan efektivitas yang tinggi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KAMPUNG PIA DI DESA KEJAPANAN KECAMATAN GEMPOL KABUPATEN PASURUAN Mustofah, Reza Amalia; Sukmana, Hendra
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 1 (2025): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i1.5076

Abstract

This study aims to describe and analyze the process of community empowerment through the Kampung Pia program in Kejapanan Village, Gempol District, Pasuruan Regency. The method used in this study is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that Community Empowerment through Kampung Pia in Kejapanan Village, Gempol District, Pasuruan Regency according to Mardi Yatmo Hutomo's (2000) Community Empowerment theory, namely (1) capital assistance in access to capital, the government has provided capital assistance, assistance provided by the government has an influence on business development, but assistance is not provided routinely and is limited to a number of recipients; (2) The development of facilities and infrastructure in its implementation still faces challenges, the pia center building which should be used as a marketing place cannot operate for long due to several obstacles, such as decreased sales due to the COVID-19 pandemic, unsupportive room temperatures, and problems with building permits that have not been completed; (3) mentoring, that the government previously provided mentoring such as training, now it is rare, the UMKM actors obtain information and training independently; (4) institutional strengthening, the Wasuka cooperative as the main institution of Kampung Pia has carried out institutional strengthening in the form of partnerships, participating in events, routine monthly cooperative meetings and submitting sponsors which aim to increase the capacity of the cooperative in supporting the development of UMKM Pia in Kejapanan Gempol Village. Keyword: Community Empowerment; Village Program; UMKM ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat melalui program Kampung Pia di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberdayaan Mayarakat melalui Kampung Pia di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan menurut teori Pemberdayaan Masyarakat Mardi Yatmo Hutomo (2000) yaitu (1)bantuan permodalan dalam akses permodalan pemerintah sudah memberikan bantuan modal, bantuan yang diberikan pemerintah memiliki pengaruh terhadap perkembangan usaha, namun bantuan tidak diberikan secara rutin dan terbatas pada sejumlah penerima saja; (2)Pembanguan sarana dan prasarana dalam pelaksanaannya masi menghadapi tantangan, gedung sentra pia yang harusnya digunakan sebagai tempat pemasaran tidak dapat beroperasi lama karena beberapa kendala, seperti penurunan penjualan akibat pandemi COVID-19, suhu ruangan yang tidak mendukung, dan masalah izin mendirikan bangunan yang belum selesai; (3)pendampingan, bahwa pemerintah sebelumnya sudah memberikan pendampingan seperti pelatihan sekarang jarang adanya, para pelaku umkm memperoleh informasi dan pelatihan secara mandiri; (4)penguatan kelembagaan, koperasi wasuka sebagai lembaga utama Kampung Pia sudah melakukan penguatan kelembagaan dalam bentuk  kemitraan, mengikuti event, pertemuan rutin koperasi setiap bulan dan mengajukan sponsor yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas koperasi dalam mendukung pengembangan UMKM pia di Desa Kejapanan Gempol. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat; Program Kampung; UMKM