Amrulloh, Aziz
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KONDISI FISIK ATLET BELADIRI KARATE KELAS KATA DI DOJO SEMERU KARATE KIDS KOTA SEMARANG Yuniasih, Ririn; Amrulloh, Aziz
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 3, No 2 (2024): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v3i2.28676

Abstract

Karate merupakan salah satu jenis olahraga beladiri yang berasal dari Negara Jepang. Salah satu jenis karate yaitu Kata (jurus). Karate yang memiliki keterampilan gerakan seni yang paling bagus dapat memenangkan pertandingan. Karate diperlukan kondisi fisik yang bagus untuk memenangkan pertandingan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kondisi fisik Atlet karate di Dojo Semeru Karate Kids Semarang. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu 15 atlet. Berdasarkan hasil penelitian analisis kondisi fisik pada atlet karate di Dojo Semeru Karate Kids Semarang yaitu: 1) Rata-rata kelentukan atlet putra 37.44 cm dan putri 42.50 cm masuk ke dalam kategori baik, 2) Rata-rata daya ledak otot atlet putra 4.26 m = sedang dan putri 4 m = baik, 3) Rata-rata daya ledak otot tungkai atlet putra 34.56 cm = sedang dan putri 29.50 cm = baik 4) Rata-rata kekuatan otot kaki atlet putra 128.8 kg = sedang dan putriĀ  87.25 kg = kurang, 5) Rata-rata kekuatan otot lengan atlet putra 22.11 repetisi = baik dan putri 17 repetisi = baik sekali, 6) Rata-rata kelincahan atlet karate putra 13.91 detik = sedang dan putri13.08 detik = baik, dan 7) Rata-rata daya tahan atlet karate putra 35.63 = kurang dan putri 32,9 = sedang. Dilihat dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kondisik fisik atlet karate di Dojo Semer Karate Kids Semarang di bawah katagori baik. Maka saran dari peneliti yaitu harus ditingkatkan kembali kondisi fisiknya.