Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Ibu Tangguh, Bayi Terlindungi : Upaya Penguatan Kapasitas dalam Pencegahan Infeksi Harwin Holilah Desyanti; Nurul Lailatul Arofah; Mita Ayu
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2024): November: ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v2i6.1146

Abstract

This community service program is designed to enhance mothers' capacity to prevent infections in infants and toddlers in Sumber Kokap Village, Bondowoso Regency, which faces limited access to health information and services. Utilizing a community-based participatory approach, the program involves mothers, health volunteers, and community leaders in educational activities that include needs assessments, group discussions, and training on hygiene practices and early infection detection. Findings indicate a significant improvement in mothers' understanding of the importance of infection prevention, as well as strengthened community support for implementing preventive health practices. This intervention is expected to contribute to a reduction in maternal and neonatal infection incidence and serve as a model for health empowerment in rural communities.
Peran Serta Fakultas Kesehatan Terhadap Pemberian Edukasi dan Pelaksanaan Skrining Tumbuh Kembang Bayi, Balita, dan APRAS di Posyandu Desa Randu Merak Harwin Holilah Desyanti; Ummu Humairah; Amilya Maika Fitriani; Devi Merlinda; Rika Wulandari; Nurul Qomariyah
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i4.813

Abstract

Providing education to the community about the importance of growth and development screening of infants, toddlers and APRAS is very useful for mothers and health cadres. Where mothers or cadres can detect early developmental deviations in children in their growing age. The purpose of this community service is to provide education about the importance of early detection of growth and development and screening to determine whether the growth and development of children is in accordance with age. The implementation of this education uses leaflets and teaching sheets and growth and development screening using KMS and KPSP which is one of the instruments to determine the normal or deviant growth and development of children. The number of counseling participants was 29 people (20 parents and 9 cadres) while the number of screening participants was 20 people. After being given education to mothers and cadres, it is very helpful for mothers and cadres to increase their knowledge and get the results of screening 20 normal children according to age.
Analisis Trend Pencarian Baby Massage Tentang Baby Swim dan Baby Gym Menggunakan Google Trends Humairah, Ummu; Harwin Holilah Desyanti
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 4 No. 2 (2025): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v4i2.75

Abstract

Layanan baby swim dan baby gym semakin digemari sebagai pilihan aktivitas untuk mendukung perkembangan motorik bayi. Namun pemahaman tentang minat masyarakat terhadap kedua layanan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren pencarian terkait baby swim dan baby gym dengan menggunakan Google Trends sebagai indikator minat masyarakat. Tren data pencarian yang dikumpulkan selama periode Januari hingga Desember 2024, meliputi analisis pola musiman, perbandingan volume pencarian berdasarkan wilayah geografis, serta faktor-faktor yang mempengaruhi popularitas layanan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat terhadap bayi berenang cenderung meningkat pada musim panas, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Sebaliknya, pencarian terkait baby gym menunjukkan pola yang lebih stabil sepanjang tahun, dengan peningkatan yang signifikan pada awal tahun. Faktor demografi, kesadaran masyarakat, dan akses informasi mempengaruhi perbedaan minat di setiap wilayah. Selain itu, uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara volume pencarian kedua layanan tersebut. Google Trends merupakan alat yang efektif untuk menyatukan minat masyarakat terhadap layanan baby swim dan baby gym. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran berbasis data, serta bagi para pembuat kebijakan dalam mengembangkan program kesehatan anak yang relevan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya akses pendidikan dan layanan bagi masyarakat di berbagai daerah.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK PRASEKOLAH Nurullailatul Arofa; Harwin Holilah Desyanti
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i01.619

Abstract

Pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor kunci dalam mendukung tumbuh kembang anak prasekolah. Edukasi kesehatan menggunakan alat peraga dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyampaian pesan kesehatan. Menganalisis pengaruh edukasi kesehatan menggunakan alat peraga terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang tumbuh kembang anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest. Sampel terdiri dari 30 ibu yang memiliki anak usia prasekolah. Intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan alat peraga. Data pengetahuan dan sikap diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk, sedangkan analisis perbedaan menggunakan paired t-test. Rerata skor pengetahuan ibu meningkat dari 5,0 ± 1,1 sebelum intervensi menjadi 8,3 ± 0,7 setelah intervensi. Rerata skor sikap juga meningkat dari 42,1 ± 3,6 menjadi 45,8 ± 2,9. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada skor pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah edukasi kesehatan (p < 0,001). Edukasi kesehatan menggunakan alat peraga berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang tumbuh kembang anak prasekolah.
MEDIA LAGU ANAK SEBAGAI INOVASI EDUKASI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI BALITA Nandalita Sahro Nikmatul Maula; Harwin Holilah Desyanti
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan upaya preventif yang berperan penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian pada balita. Namun, rendahnya pengetahuan ibu masih menjadi salah satu faktor penghambat keberhasilan program imunisasi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi edukasi kesehatan yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik masyarakat. Media lagu anak memiliki potensi sebagai sarana edukasi kesehatan karena bersifat audio, repetitif, dan mudah diingat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan berbasis lagu anak terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang imunisasi balita. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang imunisasi balita. Edukasi kesehatan diberikan melalui media lagu anak yang memuat materi imunisasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji paired t-test. Rata-rata skor pengetahuan ibu meningkat dari 4,93 pada pretest menjadi 7,93 pada posttest. Hasil uji paired t-testmenunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,001). Proporsi ibu dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 33,3% menjadi 66,7%. Sehingga, edukasi kesehatan berbasis lagu anak efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi balita dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam promosi kesehatan di tingkat komunitas.