Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) as an Effort to Improve Environmental Awareness in Elementary School Students Pertiwi, Hanalia; Wachid Bambang Suharto, Abdul
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 3 No. 1 (2024): Locality of Language, Literary, and Culture in Global Development
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is interesting because it analyzes the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project with the theme of a sustainable lifestyle at SDN Pasiraman Kidul to cultivate students' environmental awareness. This study aims to analyze the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project with the theme of a sustainable lifestyle at SDN Pasiraman Kidul. This research uses a qualitative approach with a case study. Research data was analyzed using Talcott Parson's structural functional theory with data collection techniques conducted through observation, interviews, and document studies in August 2024. The selection of informants used purposive sampling, meaning that the informants selected had information data that could support the research results, totaling 10 people, including 1 principal, 1 coordinating teacher, 3 facilitator teachers, and 5 students of SDN Pasiraman Kidul. Researchers conducted source triangulation and technique triangulation for data validity. Data analysis techniques referred to the thinking of Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study reveal that the achievements in the P5 program in the school environment include the collection of various types of waste, organic waste to be used as a learning medium for making compost, non-organic waste such as mineral water bottle plastic and plastic garbage bags to become ecobricks, and various other recycled crafts. The implementation of the P5 theme of a sustainable lifestyle with the topic "Reduce Plastic, Live Happily with the 5K Concept" enables students to develop into characters who are aware of and care about their environment by maintaining cleanliness, understanding, and being able to utilize the things around them
Pola Asuh Orang Tua Tunggal dalam Pembentukan Karakter Religius dan Sosisal Anak Usia Sekolah Dasar Awal Hartono, Hartono; Pertiwi, Hanalia; Setiawan, Edi; Siswadi, Siswadi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1887

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas peran orang tua single parent dalam membentuk karakter anak pada jenjang kelas rendah, di tengah keterbatasan ekonomi, waktu, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola asuh orang tua single parent dalam pembentukan karakter anak kelas rendah (kelas 1–3) di Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan rancangan studi kasus. Subjek penelitian adalah tiga ibu single parent, sedangkan objek penelitian adalah anak kelas rendah yang diasuh oleh ibu single parent. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua single parent tidak bersifat tunggal, melainkan merupakan kombinasi pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif yang diterapkan secara situasional. Pola asuh demokratis menjadi pola dominan dalam pembentukan karakter anak, khususnya pada aspek tanggung jawab, kejujuran, dan kemandirian, sementara pola asuh otoriter digunakan untuk menanamkan nilai religius dan kedisiplinan dasar. Namun, keterbatasan pengawasan menyebabkan kecenderungan permisif dalam lingkungan pergaulan anak. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh single parent bersifat adaptif dan kontekstual dalam pembentukan karakter anak kelas rendah.