Rasyida Syafawani, Ummi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Inovasi Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan: Analisis Berdasarkan Kajian Literatur Rasyida Syafawani, Ummi; Prasetyo, Teguh
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v3i2.1276

Abstract

Inovasi adalah upaya untuk memperkenalkan hal-hal baru dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman yang ada, serta menciptakan praktik-praktik baru, baik dalam metode maupun pendekatan, guna mencapai tujuan. Teknologi adalah salah satu bentuk inovasi yang diterapkan dalam dunia pendidikan. Teknologi saat ini telah mencapai tingkat kemajuan yang hampir tanpa batas. Teknologi saat ini tidak hanya digunakan oleh orang dewasa atau kalangan terpelajar, tetapi juga telah merambah ke anak-anak dan masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penggunaan teknologi dalam pendidikan secara lebih mendalam. Data diperoleh menggunakan kajian literatur menggunakan pendekatan simplified approach. Basis data yang dimanfaatkan dalam penelitian ini meliputi Google Scholar, Crossref, dan Openlex. Terdapat 33 artikel yang digunakan yang sesuai dengan topik yang dibahas. Berdasarkan hasil review dari 33 artikel yang ada hasil menunjukan bahwa terdapat 9 urgensi penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan, yaitu meliputi: 1) Peningkatkan kebutuhan akan ilmu pengetahuan, 2) Meningkatkan kualitas pembelajaran, 3) Membekali peserta didik dengan empat keterampilan utama, 4) Mendukung program pemerintah "Merdeka Mengajar", 5) Perkembangan zaman, 6) Membantu pendidik berinovasi, 7) Mewujudkan revolusi industri 4.0, 8) Membantu pendidik memecahkan masalah dalam kegiatan pembelajaran, dan 9) Memudahkan peserta didik mengakses sumber pembelajaran.  
Kolase Tokoh Nasional Menggunakan Sampah Plastik Kemasan Sebagai Kegiatan Recycle Pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Mawardini, Annisa; Rasyida Syafawani, Ummi; Utami, Irma Inesia Sri
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1584

Abstract

Permasalahan sampah plastik yang terus bertambah, khususnya di lingkungan Sekolah Dasar, memerlukan pendekatan inovatif dan edukatif guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tiga aspek kemampuan siswa, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pada aspek kognitif, siswa diharapkan memahami jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah terhadap lingkungan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta mengenalkan tokoh-tokoh nasional. Pada aspek afektif, kegiatan bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan, melatih kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab sosial. Sementara pada aspek psikomotorik, siswa dilatih keterampilan seperti menggunting, melipat, dan menempel dalam kegiatan pengolahan sampah menjadi karya kreatif. Kegiatan ini melibatkan 22 siswa kelas 5 serta seorang guru pendamping. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga tahap utama: sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa siswa dapat memahami konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), meningkatkan kreativitas, mengasah keterampilan motorik halus, serta mengenal tokoh-tokoh nasional dengan lebih baik. Antusiasme dan keterlibatan aktif siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung yang berarti minat belajar siswa meningkat. Kegiatan ini efektif menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan relevan, serta mampu membangun nilai kepedulian terhadap lingkungan dan nasionalisme. Meski demikian, masih terdapat kendala teknis seperti kesulitan dalam proses pemotongan bahan kolase, yang dapat diselesaikan dengan pendampingan dan kolaborasi antar siswa. Penelitian ini menyarankan agar media kolase dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai metode edukatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.