Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Produksi Teh Herbal Terstandar dalam Upaya Pemajuan UMKM di Desa Peron Khoirul Anwar, Khoirul Anwar
Jurnal Dimas Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v6i2.82

Abstract

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Peron, Kendal, yang difokuskan pada pembuatan teh herbal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi teh herbal dari bahan-bahan lokal yang tersedia di sekitar desa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknik-teknik pembuatan teh herbal dan pelatihan praktis. Hasilnya, masyarakat menjadi lebih terampil dalam pembuatan teh herbal dan mengenali manfaatnya bagi kesehatan. Proses ini juga memicu minat mereka untuk mengembangkan usaha kecil-kecilan di bidang pengolahan produk teh herbal. Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat, terciptalah sinergi yang positif dalam memperkuat ekonomi lokal sambil menjaga kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model inspiratif bagi pengembangan produk berbasis potensi lokal dalam konteks pengabdian masyarakat. Hasil dari kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa minuman teh herbal juga dapat menghasilkan nilai tambah bagi kesehatan tubuh dan kebiasaan ini bisa dilakukan secara berkelanjutan.
Edukasi Bahaya Bahan Kimia Obat (BKO) dalam Obat Tradisional dan Pembuatan Jamu di Desa Sumberahayu Khoirul Anwar, Khoirul Anwar
Jurnal Dimas Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v6i1.81

Abstract

Masyarakat sering menggunakan obat tradisional untuk menjaga kesehatan serta pencegahan maupun pengobatan penyakit, terutama untuk penyakit kronis. Hal tersebut menjadi perhatian khusus karena banyaknya obat tradisional yang beredar di pasaran mengandung BKO (Bahan Kimia Obat) yang berbahaya bagi kesehatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan penyuluhan tentang bahaya dan ciri-ciri BKO dalam obat jamu serta memberikan contoh cara pembuatan jamu yang aman kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK RT 2 Dusun Wonokerso. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan teknik seminar yang dikemas dalam bentuk penyampaian secara langsung pada masyarakat Desa Sumberahayu. Harapan dengan diadakannya penyuluhan ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat akan bahaya dan ciri-ciri BKO dalam jamu serta memberikan contoh cara pembuatan jamu yang aman. Peserta penyuluhan diberi materi dan demonstrasi cara pembuatan jamu secara langsung. Luaran pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat akan bahaya BKO dalam jamu dan mampu mengenali ciri-ciri jamu yang mengandung BKO. Oleh karena itu, penyuluhan ini perlu dilanjutkan untuk memantau dan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kader, bidan maupun perangkat desa untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat Desa Sumberahayu.