This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Bidan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE EFFLEURAGE ABDOMEN TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA MAHASISWI putri, Tsania; ., Anjarwati
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.527

Abstract

Dismenore nyeri saat mengalami menstruasi dismenore sangat mengganggu aktivitas juga memberi dampak bagi fisik, psikologis dan sosial pada wanita sehingga mengganggu kegiatan serta menyebabkan penurunan prestasi belajar karena ketidak hadiran proses pembelajaran di kampus. WHO menjelaskan bahwa jumlah dismenore di dunia sangat tinggi 50% wanita setiap negara mengalami dismenore, di Amerika Serikat 90% yang mengalami dismenore, di Indonesia 55% perempuan yang mengalami dismenore. Dismenore dapat diatasi terapi non-farmakologi dengan massage effleurage message menggunakan telapak tangan yang memberi tekanan lembut permukaan tubuh dengan arah sirkuler secara berulang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara sebelum dan sesudah diberikan massage effleurage abdomen terhadap penurunan nyeri dismenore. Metode penelitian kuantitatif yaitu quasi-experimental design rancangan two-group pretest-posttest kontrol group design, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling subyek penelitian berjumlah 34 responden instrumen penelitian menggunakan lembar observasi menggunakan pengukuran nyeri numeric rating scale data dianalisis dengan menggunakan uji mann-whitney. Hasil yang dari analisis sebelum dan sesudah pemberian massage effleurage p-value adalah 0,001 artinya ada pengaruh signifikan massage effleurage terhadap pengurangan nyeri dismenore pada mahasiswa. Peneliti menyarankan teknik menurunkan nyeri menggunakan metode non farmakologi dalam menurunkan nyeri haid. Terapi massage effleurage yang dapat dilakukan secara mandiri sebagai teknik untuk mengatasi dismenore guna mereduksi penggunaan analgesik.