Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN TAMAN SENI TARI TRADISIONAL DAN MODERN DENGAN PENDEKATAN METAFORA DI TONDANO Tinggogoy, Gissela Fiska; Suharto, Moh. Fachruddin; Katuuk, Antoinette L.G.; Mario Lasut, Rulyanto Gracideo
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8281

Abstract

Kota Tondano memiliki beragam seni tari juga warisan budaya dari Suku Minahasa seperti tarian maengket, kabasaran, katrili. Seiring berjalannya waktu di tondano adanya seni tari modern atau sering kita dengar dengan kata “dance” Banyaknya kegiatan dan pelaku seni yang ada, membuat pemerintah setempat membuat juga kegiatan dalam bentuk perlombaan dan apresisasi seputar kesenian di Kota Tondano, namun kegiatan-kegiatan tersebut tidak dilakukan pada tempat yang representative. ‘TAMAN SENI TARI ’ Pusat Kesenian sebagai sarana apresiasi, edukasi dan rekreasi di Kota Tondano sebagai solusi dari permasalahan belum tersedianya tempat sebagai pusat untuk melakukan kegiatan-kegiatan seni yang berpotensi untuk lebih mengembangankan dan memberikan wadah bagi kota dan menjadi faktor pendukung yang dapat membawa Kota Tondano lebih dikenal luas dengan menjadi destinasi wisata dunia. Dengan pendekatan Metafora pada perancangan bermaksud untuk merancang suatu tempat yang memiliki bentuk yang baru di Minahasa melalui konsep bentuk pada hasil desain.
PERANCANGAN KAWASAN WISATADANAU BULILIN DI MINAHASA TENGGARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Solang, Gany; Katuuk, Antoinette L.G.; Maahury, Heince A.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/s5fk4q56

Abstract

Danau Bulilin yang terletak di Minahasa Tenggara merupakan potensi wisata alam yang belum dikelola secara optimal Skripsi ini bertujuan untuk merancang kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur kontemporer yang responsif terhadap kondisi alam kebutuhan sosial dan perkembangan teknologi Penelitian dilakukan melalui studi literatur observasi lapangan dan analisis tapak serta kebutuhan ruang Perancangan mengutamakan pelestarian lingkungan integrasi dengan budaya lokal dan penguatan ekonomi masyarakat sekitar Hasil rancangan meliputi zona publik semi publik dan privat dengan fasilitas utama seperti kabin penginapan restoran area camping serta sirkulasi pejalan kaki dan kendaraan yang ramah lingkungan.
ARENA BERKUDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI MINAHASA Karundeng, Eric; Suharto, Moh Fachruddin; Mailangkay, Sonny.D.J.; Katuuk, Antoinette L.G.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/4kr47726

Abstract

Kabupaten Minahasa adalah salah satu wilayah di Sulawesi Utara yang masyarakatnya mempunyai peliharaan kuda yang cukup banyak di antara kabupaten kota yang lain menurut data di tahun 2021 jumlah kuda yang di pelihara oleh masyarakat di Minahasa sekitar 3 765 ekor Dari jumlah kuda yang di pelihara masyarakat kurang lebih 1000 ekor kuda merupakan kuda pacu atau kuda yang biasa di perlombakan dalam kegiatan olahraga baik perlombaan antar kabupaten sampai tingkat nasional Olaraga berkuda ini sangatlah terkenal di Sulut khususnya di Minahasa dengan adanya stadion pacuan kuda Maesa Tompaso maka sering di adakannya perlombaan pacuan kuda sampai sekarang di stadion tersebut Olahraga pacuan kuda di Sulut khusunya di Minahasa sudah sangat terkenal banyaknya prestasi yang di berikan oleh para atlet pacu kuda di Minahasa sampai sekarang Namun tidak adanya fasilitas dan sarana bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin belajar atau mencoba untuk berkuda Dari masalah tersebut maka munculah solusi untuk merancang fasilitas dan sarana berkuda berupa Arena Berkuda dengan pendekatan Arsitektur Kontemporer yang memiliki desain yang modern dan kekinian yang dapat memberikan fasilitas dan sarana berkuda bagi masyarakat tidak emiliki kuda dan wistawan Bahkan arena berkuda ini bisa menjadi landmark di Minahasa khususnys di Tompaso dan sekaligus menarik wisatawan dan warga local untuk berkunjung ke Minahasa dan pastinya akan berdampak baik bagi perekonomian daerah terlebih khusus bagi masyarakat lokal dan sekitarnya.