Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengenalan Digital Citizenship di Lingkungan Sekolah Dasar Studi Kasus di SD Aisyiyah Kota Sukabumi Jawa Barat Atmawidjaja, Heri Solehudin
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 9, No 2 (2023): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v9i2.23392

Abstract

Era digital telah banyak mempengaruhi perilaku anak-anak di sekolah dari hal yang positif hingga negatif dari kekerasan yang sifatnya fisik hingga kekerasan verbal media digital  yang memiliki dampak psikologis cukup dalam baik jangka pendek maupun jangka panjang, bahkan sering kali kekerasan verbal juga menjadi pemicu munculnya kekerasan fisik. Sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam mengarahkan anak-anak didiknya dalam bersosial media selain orang tua dan lingkungan keluarga, pola interaksi dengan dengan memanfaatkan sosial media  juga dapat menjadi ukuran perkembangan sosial emosional anak pada usia Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini, bermaksud untuk meneliti tentang gambaran peran guru dan lingkungan sekolah dalam membentuk etika anak-anak dalam pemanfaatan media sosial, sehingga dapat  terbangun kebiasaan yang baik dalam bermedia sosial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) yang terjadi di SD Aisyiyah Kota Sukabumi Jawa Barat, penelitian difokuskan pada anak-anak kelas 5 dan 6 SD Aisyiyah Kota Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah merupakan tempat yang paling strategis dalam membentuk warga digital yang baik, meskipun faktor keluarga cukup berpengaruh akan tetapi di sekolah anak-anak bukan hanya berinteraksi dan belajar dengan guru tetapi juga teman-teman yang lainya dengan berbagai latar belakang keluarga yang sering kali berbeda-beda dalam memahami sejumlah perangkat  digital. Hubungan pertemanan anak juga sering kali mengalami pasang surut, pada saat yang sama media digital menjadi alat dalam berbagai komunikasi yang dilakukan, itulah yang kemudian menjadikan anak belajar banyak hal-hal baru dari sejumlah aplikasi digital. Guru di sekolah dapat  menjadi pemandu jalan yang baik dan dapat memberikan arahan serta batasan dalam memanfaatkan media social