Lina, Eva
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Lina, Eva
Jurnal Holistika Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.2.88-98

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan penting untuk memahami konsep ilmiah, berpikir kritis, dan mengambil keputusan berdasarkan bukti. Literasi sains merupakan komponen penting dalam menyongsong pembelajaran abad 21 dan SDG’s. Literasi sains tidak dapat dimunculkan dalam waktu yang singkat, perlu ada upaya untuk menumbuhkan melalui proses pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi sains adalah pembelajaran berbasis masalah Problem Based Learning (PBL). PBL mendorong siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar, sehingga mereka lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran. Media pembelajaran yang menarik dan interaktif juga dapat membantu siswa memahami konsep sains dengan lebih mudah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas III SDN Borobudhur 1 dan SD Muhammadiyah Inovatif yang diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control, Kedua SD tersebut diberi perlakuan PBL dengan media pembelajaran inovatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor literasi sains lebih tinggi pada kelompok eksperimen dibanding kelompok kontrol, hal ini dibuktikan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T Test dengan hasil signifikasi 0,000 0,05. Peningkatan literasi sains dipengaruhi oleh (1) Implementasi model PBL dengan kelengkapan sintaknya mampu mendorong siswa untuk beraktifitas dan mengobservasi materi dengan baik, sehingga informasi penting dapat dicerna siswa secara bermakna, (2) Penggunaan media inovatif yang melibatkan teknologi terkini yang berkaitan dengan sains dan familier di lingkungan siswa membantu siswa untuk berpikir secara rasional dan scientist untuk membangun konsep materi dari abstrak ke konkret.