Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI FENOMENA "NGOPI" SEBAGAI BENTUK MANAJEMEN KOMUNIKASI REMAJA DI MALANG Zaqinadevi, Amritha Suko; Nisrinadevi, Chita Aura Suko
Sinteks : Jurnal Teknik Vol 13 No 2 (2024): Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori komunikasi manajemen terbentuk atas konsep komunikasi dan teori manajemen yang melibatkan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dengan menerapkan unsur komunikasi untuk mencapai sebuah tujuan. Dapat di-identifikasi bahwa fenomena "ngopi" merupakan sebuah bentuk dari manajemen komunikasi pada remaja di Malang. Permasalahan mulai timbul di kala gaya hidup di kalangan remaja zaman sekarang semakin beraneka ragam, contohnya saja kecanduan merokok yang biasanya dijadikan simbol kejantanan pada remaja hingga aktivitas “ngopi” (kegiatan duduk berasama (nogkrong). Kini kebiasaan "ngopi" ini tak mengenal waktu, kapanpun dan dimanapun. Mirisnya kegiatan ini juga tak mengenal gender baik pria maupun wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hal apa yang menyebabkan remaja di Malang sering melakukan kegiatan "ngopi" terlepas dari gender dan waktu. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif, menggunakan teori interaksionisme simbolik. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi partisipan, studi pustaka dan wawancara. Dengan hasil kegiatan "ngopi" yang dilakukan oleh remaja merupakan siklus manajemen komunikasi berulang, yang membuat kegiatan ini sering dilakukan oleh remaja adalah karena proses komunikasi yang terjalin saat ngopi membuat jati diri individu dapat terlihat apa adanya serta dapat memunculkan kesamaan ide, ata gagasan yang melindungi personal security dari masing - masing individunya.
Potensi Tumbuhan Sayur sebagai Sumber Pangan Berkelanjutan : Kajian Etnobotani di Desa Ngabab Kabupaten Malang Nisrinadevi, Chita Aura Suko; Saraswati, Retno Ayu; Paembonan, Dayinta Rombe; Muhaimin, Fahrul Ghani; Witanto, Anas Bagaskara; Mustikasari, Ayu Chandra; Kharisma, Nafi’ Windy; Firdausya, Syifa Nabila; Refdiana, Heni; Mahanal, Susriyati
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v6i2.1284

Abstract

Changes in community consumption patterns that tend to reduce the use of local vegetables, so that ethnobotanical studies are needed to document and analyze their potential as a sustainable food source. This study aims to identify the diversity and utilization of local vegetables, as well as analyze the ethnobotanical index based on the knowledge of the Ngabab Village community. This study uses a mixed methods approach with an exploratory sequential design. Data were collected through interviews, observations, documentation, and surveys. The determination of informants and respondents was done purposively. Data analysis was carried out qualitatively using the Miles and Huberman model, and quantitatively using the ethnobotanical index. The results showed that there were 11 local vegetable species from 5 families utilized by the community. The Informant Consensus Factor (ICF) value was 0.98, the RFC value showed the highest result of 0.93 in Brassica oleracea (cabbage) which indicates that this species is the vegetable most utilized by the community. In addition, the highest SUV value was also found in Brassica oleracea at 2.12 which indicates the most dominant level of use compared to other species. The Brassicaceae family had the highest FUV value of 1.41, and the most widely utilized part (PPUV) was the fruit (33.03%). The conclusion of this study is that local vegetables play a vital role in the community's food system and have the potential to support food security and the sustainable preservation of local knowledge.