Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa di Kelas VII SMPN Kecamatan Sungai Penuh Meria, Leni Agus
Jurnal Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v7i1.5020

Abstract

The problem in this research are students’ creative thinking in mathematics. The design of research that used was combination between Quasi Experiment research and descriptive research. The research sampling was the students at grade VIIC SMPN 9 Sungai Penuh as experiment class and VIIE SMPN 2 Sungai Penuh as control class. Technique of data analysis was used Mann Whitney (Statistic U) test and the second hypothesis was used t-Test formula. Based on the research finding was gotten some conclusion. (1) the students’ skill of mathematic creative thinking that was taught by realistic mathematic education approach better than the students’ skill of mathematic creative thinking that was taught by learning conventional, (2) the students’ skill of mathematic creative thinking, (3) the students had have skill creative thinking after taught by realistic mathematic education approach by create some idea, not only focus on one way, had self way, and could do elaboration.
Matematika dalam Keabadian: Antara Realitas Alam dan Konstruksi Pikiran Manusia ASMI, ELVINA; Meria, Leni Agus; Maradona, Maradona
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8432

Abstract

Matematika merupakan disiplin ilmu yang memiliki karakter unik karena berada pada persimpangan antara realitas alam dan konstruksi pikiran manusia. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hakikat keabadian matematika melalui analisis konseptual terhadap hubungan antara pola-pola alam dan proses kognitif manusia dalam membangun pengetahuan matematika. Penelitian ini menjadi urgen untuk dilakukan guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang matematika sebagai entitas yang menjembatani realitas empiris dan konstruksi konseptual. Kajian ini diharapkan tidak hanya memperkaya diskursus filsafat matematika, tetapi juga memberikan implikasi yang lebih luas bagi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), yang memanfaatkan berbagai sumber literatur ilmiah terkait filsafat matematika, konstruktivisme, dan fenomena matematis dalam alam. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa matematika tidak dapat dipahami secara parsial sebagai entitas yang sepenuhnya ditemukan maupun sepenuhnya diciptakan. Pola-pola matematis yang konsisten dalam alam, seperti spiral Fibonacci dan struktur fraktal, menunjukkan adanya keteraturan objektif yang dapat dimodelkan secara matematis. Di sisi lain, konsep-konsep matematika berkembang melalui proses abstraksi, generalisasi, dan simbolisasi yang merupakan aktivitas kognitif manusia. Keabadian matematika terletak pada kemampuannya mempertahankan konsistensi dan relevansi lintas ruang dan waktu, yang merupakan hasil sintesis antara stabilitas hukum alam dan struktur logika dalam pikiran manusia. Dengan demikian, matematika dapat dipahami sebagai entitas yang menjembatani antara dunia empiris dan konseptual. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran matematika tidak hanya perlu menekankan aspek prosedural, tetapi juga pemahaman filosofis untuk memperkaya cara pandang terhadap matematika sebagai bagian dari realitas dan konstruksi intelektual manusia. Dengan demikian, matematika dapat diposisikan secara lebih utuh sebagai sarana memahami dunia sekaligus sebagai hasil konstruksi intelektual manusia yang terus berkembang.