Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BENTUK GERAK DAN MAKNA SIMBOLIK SILAT KAMPIL SEBAGAI AKAR PENCIPTAAN TARI PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI DESA TELUK MAJELIS, KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROVINSI JAMBI Puji Rahayu Setianingsih; Matheus Wasi Bontolo
EDU RESEARCH Vol 5 No 3 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i3.252

Abstract

Silat Kampil merupakan seni tradisi silat yang terdapat di Desa Teluk Majelis Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Silat Kampil hidup dan berkembang dalam masyarakat Melayu Timur yang telah menjadi masyarakat melayu Tanjab Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana bentuk gerak Silat Kampil menjadi dasar penciptaan karya tari baru pada pendidikan menengah pertama di Desa Teluk Majelis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan komunikasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik tringulasi data. Hasil penelitian ini adalah bentuk Silat Kampil terdiri dari gerak langkah sembah, gerak langkah tigo, gerak gayung, gerak pepat, gerak simbur dan gerak pepat. Makna simbolik pada Silat Kampil terdapat pada nama silat, makna pada tenaga gerak, dan makna sosial pada gerak silat. Penggunaan bentuk gerak dan makna gerak sebagai pencitaan karya tari baru pada pendidikan menengah pertama di Desa Teluk Majelis adalah ditarik pada nilai pendidikan moral, nilai pendidikan agama, dan nilai tradisi dan budaya. Nilai-nilai ini digunakan oleh Sekolah Menengah Pertama untuk menanamkan pada diri siswa sekolah menggunakan media gerak dan seni pertunjukan.
KARYA TARI KAMPILAN BUAYE, BUDAYA MASYARAKAT TELUK MAJELIS: STUDI KASUS KOREOGRAFI DAN ETNOGRAFI Setyaningsih, Puji Rahayu; Matheus Wasi Bontolo
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.504

Abstract

Kampilan Buaye merupakan karya tari yang berbicaramengenai filosofi dan makna budaya di Desa Teluk Majelisberupa seekor buaya, atau dalam bahasa melayu disebutbuaye. Karya tari ini lahir sebagai sebuah refleksi dan empirismanusia dalam bertahan hidup di perantauan serta kaitannyadengan buaye di Teluk Majelis. Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis studi koreografi dan etnografi dalam karya taridan hubungannya dengan budaya masyarakat Teluk Majelis. Proses penciptaan karya tari Kampilan Buaye menggunakanmetode 3R, tahap persiapan, eksplorasi, tahap pembentukan, tahap penggarapan dan refleksi. Hasil penelitian secarakoreografi tari Kampilan Buaye adalah karya tari yang tersusunatas 23 idiom gerak, menggunakan busana teluk belango dan baju kurung melayu yang diberi motif menyerupai sisik buaya, pendukung karya yang terdiri dari penari dan beberapamasyarakat, musik iringan berupa musik melayu dan lyric yang menggambarkan kehidupan masyarakat melayu, dan tersusunatas tiga segmen karya yang berada di air, darat dan air & darat. Karya tari Kampilan Buaye juga meliputi unsur-unsurobjek penciptaan, wujud karya, dan melalui proses peninjauan.Hasil penelitian secara etnografi Kampilan Buaye adalahsebuah kaya yang berdasar dari budaya masyarakat lahir darinenek moyang dan terus berjalan turun-temurun dalmmasyarakat.