., Syayuti
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA DENGAN LINEAR SCHEDULING METHOD PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ARSIP DINAS PEKERJAAN UMUM KALIMANTAN TENGAH DI PALANGKA RAYA ., Syayuti
EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 01 (2015)
Publisher : EXTRAPOLASI: Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.064 KB)

Abstract

Linier Scheduling Method (LSM) adalah metode penjadualan yang khusus dipergunakan untuk proyek repetitif, tetapi sejauh mana penggunaan Linier Scheduling Method (LSM) pada pembangunan gedung bertingkat dan seberapa pengaruhnya. Dalam penelitian ini telah dicoba dengan menggunakan Linier Scheduling Method (LSM) tetapi tidak ada dampaknya pada pembangunan gedung bertingkat sedikit. Dapat diyakini untuk pembangunan gedung bertingkat banyak manfaat dari Linier Scheduling Method (LSM) sangat banyak. Setelah menggunakan Linier Scheduling Method (LSM), terbukti tidak perlu dilakukan dan oleh karena itu dilakukan cara biasa. Untuk menganalisis waktu dibutuhkan biaya sebesar Rp. 3.804.319.821,36 dengan waktu normal 207 hari kalender dengan orang-hari (man-days) 9 (2x12 OH). Biaya yang dibutuhkan tetap sebesar Rp. 3.804.319.821,36 dengan waktu percepatan 175 hari kalender. Biaya yang dibutuhkan dengan biaya lembur dalam 30 hari (1 bulan) sebesar Rp. 71.280.000,00 sehingga biaya total naik sebesar Rp. 3.875.599.821,36 dengan waktu percepatan 145 hari kalender dengan orang-hari (man-days) 9 (2x12 OH).  Proyek repetitif yang ditinjau adalah proyek dengan jenis yang sama, yaitu gedung bertingkat banyak. Dari masing – masing kegiatan tersebut dihitung berapa durasi proyek yang bisa dipercepat dengan memakai Linier Scheduling Method (LSM) sebagaimana yang telah disebutkan. Metode percepatan durasi dengan Linier Scheduling Method (LSM) bisa menguntungkan untuk dilakukan, dan layak untuk diterapkan apabila metode percepatan tidak bisa dilakukan.Kata Kunci : Percepatan waktu, optimalisasi.