This research is a type of qualitative research with the aim of finding out exactly how effective the implementation of the Personnel Management Information System (SIMPEG) is in the Personnel and Human Resources Development Agency of the Makassar City Education Service. The type of data used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews and documentation. The application of SIMPEG is designed to make it easier to manage data and provide personnel information. This research aims to find out how effective the implementation of simpeg is in the Makassar City Education Office when viewed using 5 indicators of effectiveness, namely program understanding, right on target, on time, achievement of goals and real change. As a result of the research carried out, it was concluded that the implementation of SIMPEG in the Makassar City Education Office's BKPSDM was in the effective category, but in its implementation there were still several obstacles, namely the lack of data recapitulation and data changes. This is because there are several features that have been turned off by the central management of the SIMPEG application, which causes employees when they want to make data changes to need to report first to the central manager of the SIMPEG application to make data changes. Penelitian ini merupakan jenis penelitian bersifat kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti seberapa jauh Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Kota Makassar. Adapun jenis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penerapan SIMPEG dirancang untuk memudahkan mengelola data maupun menyediakan informasi kepegawaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh efektivitas penerapan simpeg yang ada di Dinas Pendidikan Kota Makassar jika ditinjau menggunakan 5 indikator efektivitas yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata. Hasil dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan SIMPEG di BKPSDM Dinas Pendidikan Kota Makassar berada pada kategori efektif, namun dalam penerapannya masih terdapat beberapa kendala yaitu kurangnya rekapan data dan perubahan data. Hal disebabkan karena adanya beberapa fitur fitur yang dimatikan oleh pengelola pusat Aplikasi SIMPEG yang menyebabkan pegawai pada saat ingin melakukan perubahan data perlu melapor terlebih dahulu kepeada pengelola pusat aplikasi SIMPEG untuk melakukan perubahan data.