Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Terjadinya Disonansi Moral Pada Anak Usia Dini Sari , Rafita
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.934

Abstract

Disonansi merupakan penurunan nilai norma dan moral yang terjadi pada seorang individu. Penurunan nilai moral ini dapat terjadi pada siapa saja tidak menutup kemungkinan pada jenjang anak usia dini. pada penelitian akan mengkaji mengenai factor terjadinya disonansi pada anak usia dini. penelitian ini dengan memanfaatkan sumber kepustakaan untuk memeperoleh data penelitian. studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan- laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Banyak factor yang menyebapkan terjadinya disonansi pada anak usia dini Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyebab terjadinya disonansi pada anak usia dini adalah keluarga yang kurang mampu memberikan bimbingan secara maksimal. keluarga memiliki peran yang besar terhadap proses tumbuh dan berkembangnya anak. Selain keluarga, lingkungan juga menjadi hal yang penting dalam mendukun perkembangan anak usia dini. Banyak factor lainnya yang dapat menyebapkan penurunan nilai norma dan moral pada dalam diri seorang.
Intregasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Sinergi Iman dan Akhlak di Era Modern Sari , Rafita
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.992

Abstract

Intregasi pendidikan agama islam memiliki peranan penting dalam sistem pendidikan modern. Pendidikan yang mengombinasikan aspek keilmuan dan keimanan diharapkan mampu membekali peserta didik tidak hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga dengan kedalaman spiritual dan moral. Sinergi antara iman dan akhlak menjadi dasar dalam membentuk pribadi yang mampu menjalani kehidupan secara bermakna dan bertanggung jawab. Implementasi intregasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai unsur pendidikan, mulai dari pengembangan kurikulum, penerapan metode pembelajaran hingga peran pendidik sebagai teladan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan tujuan menganalisis dan mensistensis literatur ilmiah yang berkaitan dengan intregasi iman dan akhlak dalam pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengintegrasian iman dan akhlak dalam pendidikan modern merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kematangan moral. Dalam perspektif pendidikan Islam, ilmu pengetahuan dipahami sebagai sarana untuk mengenal Allah SWT dan memahami hakikat kehidupan secara menyeluruh. Melalui internalisasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga berkembang menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berintegritas.