Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penggunaan Media Sosial Dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam Firdania, Mala; Subhi, Muhammad Rifa’i
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 4 No 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.5082

Abstract

The use of social media has become an integral part of everyday life, including in the context of Islamic guidance and counseling. This paper aims to investigate the role of social media as a strategic tool in assisting the Islamic counseling guidance process. Various social media platforms, such as Facebook, Twitter, Instagram, and WhatsApp, offer various opportunities to communicate, share knowledge, and provide support to individuals who need Islamic counseling guidance. In this context, this article explores the positive impact of using social media in supporting Islamic guidance and counseling practices, while considering the challenges and risks. The analysis was carried out through literature perspectives and case studies to present a comprehensive picture of how social media can be optimized as a strategic tool in Islamic counseling guidance.
Fenomena Sosial Pernikahan Dini Di Desa Tlagasana Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang Wahyu M., Dinda Rahmah; Amelia, Surya; Aisya, Luthfia Rihadatul; Aulia, Fatwa; Annisa, Fadya; Nabila, Shivaun; Subhi, Muhammad Rifa’i
Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (JISORA) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jisora.v7i2.162

Abstract

Early marriage is still considered normal in Tlagasana village, Watukumpul sub-district, early marriage has become a socio-cultural phenomenon that has a major influence on the lives of Indonesian people. In Tlagasana village, marriage has become commonplace or commonplace. Therefore, this study aims to examine the causes and impacts that occur as a result of early marriage. The factors that cause the phenomenon of early marriage are the occurrence of school dropouts making children in Tlagasana village not go to school and choose to get married, then the factors that cause early marriage are the thoughts of parents of children in Tlagasana village, then the environmental factor because in Tlagasana village there are many early marriage phenomena therefore early marriage has become commonplace in Tlagasana village. Keywords: phenomenon; early marriage; Tlagasana village
Penggunaan Media Sosial Dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam Firdania, Mala; Subhi, Muhammad Rifa’i
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 4 No. 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.5082

Abstract

The use of social media has become an integral part of everyday life, including in the context of Islamic guidance and counseling. This paper aims to investigate the role of social media as a strategic tool in assisting the Islamic counseling guidance process. Various social media platforms, such as Facebook, Twitter, Instagram, and WhatsApp, offer various opportunities to communicate, share knowledge, and provide support to individuals who need Islamic counseling guidance. In this context, this article explores the positive impact of using social media in supporting Islamic guidance and counseling practices, while considering the challenges and risks. The analysis was carried out through literature perspectives and case studies to present a comprehensive picture of how social media can be optimized as a strategic tool in Islamic counseling guidance.
Penerapan Kewirausahaan Islam untuk Penguatan Ekonomi Organisasi Desa Rowolaku Maulayanisa, Taghsya; Subhi, Muhammad Rifa’i
Amsir Management Journal Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56341/amj.v5i2.604

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan kewirausahaan berbasis Islam melalui pelatihan pembuatan bouquet sebagai strategi penguatan ekonomi organisasi IPNU IPPNU di Desa Rowolaku, Pekalongan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Community Based Participatory Research (CBPR) yang melibatkan perangkat desa, pengurus, dan anggota organisasi secara partisipatif mulai dari identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan, hingga evaluasi. Pelatihan difokuskan pada keterampilan teknis pembuatan bouquet dan pengelolaan pemasaran berbasis media sosial, sekaligus internalisasi nilai kewirausahaan Islam seperti kejujuran, amanah, kerja keras, dan orientasi keberkahan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan produksi, kepercayaan diri anggota untuk berwirausaha, serta terbentuknya unit usaha bouquet yang dikelola organisasi sebagai sumber pemasukan kas. Selain itu, program ini memperkuat karakter kewirausahaan islami, mendorong kemandirian ekonomi, dan menegaskan peran IPNU IPPNU sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam di tingkat desa.
Penerapan Kewirausahaan Islam untuk Penguatan Ekonomi Organisasi Desa Rowolaku Maulayanisa, Taghsya; Subhi, Muhammad Rifa’i
Amsir Management Journal Vol. 5 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56341/amj.v5i2.604

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan kewirausahaan berbasis Islam melalui pelatihan pembuatan bouquet sebagai strategi penguatan ekonomi organisasi IPNU IPPNU di Desa Rowolaku, Pekalongan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Community Based Participatory Research (CBPR) yang melibatkan perangkat desa, pengurus, dan anggota organisasi secara partisipatif mulai dari identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan, hingga evaluasi. Pelatihan difokuskan pada keterampilan teknis pembuatan bouquet dan pengelolaan pemasaran berbasis media sosial, sekaligus internalisasi nilai kewirausahaan Islam seperti kejujuran, amanah, kerja keras, dan orientasi keberkahan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan produksi, kepercayaan diri anggota untuk berwirausaha, serta terbentuknya unit usaha bouquet yang dikelola organisasi sebagai sumber pemasukan kas. Selain itu, program ini memperkuat karakter kewirausahaan islami, mendorong kemandirian ekonomi, dan menegaskan peran IPNU IPPNU sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam di tingkat desa.