Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBELAJARAN BLOCKCHAIN BUSINESS UNTUK SISWA SMKN 1 BALIKPAPAN Azhar, Nur Fajri; Riksal, Muh. Zul Ikraam; Fadillah, Ansar; Kairupan, Muhammad Nasa'i; Syakbani, Ahmad Rusdianto Andarina; Catherina, Angela; Angeline T, Carmelita; Cahya, Caroline Adi
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 5 No. 2 (2024): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v5i2.782

Abstract

Menurut Yaga et al. (2018), Blockchain merupakan sebuah ledger atau buku besar digital yang terdistribusi dari transaksi yang telah ditandatangani secara kriptografis dan dikelompokkan ke dalam blok. Setiap blok dihubungkan secara kriptografis dengan hash blok sebelumnya setelah dilakukan validasi dan menjalani keputusan konsensus. Ketika blok baru berhasil dibuat dari proses mining, data yang terdapat pada blok sebelumnya akan sangat susah atau hampir mustahil untuk diubah maupun dimanipulasi. Berkaitan dengan definisi Blockchain yang telah dijelaskan menurut Yaga et al. (2018), bisa ditarik kesimpulan mengenai definisi Blockchain secara umum, bahwa Blockchain merupakan database terdistribusi yang akan mencatat setiap terjadinya pertukaran atau transaksi dalam setiap blok dan dilindungi dengan metode keamanan kriptografi, sehingga aman dan tidak dapat mudah diubah nilainya. Pada saat ini telah terjadi perkembangan teknologi keempat. Inovasi ini Sejalan dengan semangat pemerintah mewujudkan visi ekonomi digital Indonesia 2020 (Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, 2017). Banyak kesadaran atau tidak Aspek teknologi Revolusi Industri Keempat ini menandai lahirnya inovasi inovatif di berbagai bidang seperti pemerintahan, transportasi, transaksi, jual beli, komunikasi, dan Banyak lainnya. Meskipun teknologi blockchain telah berkembang sangat pesat dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, Indonesia dinilai memiliki dua tantangan besar. Pertama, Indonesia diyakini belum bisa memanfaatkan sepenuhnya potensi teknologi baru tersebut.Kegiatan pelatihan ini diupayakan dapat memaksimalkan sumber daya manusia yang ada di Indoneisa khususnya kota Balikpapan di tingkat SMK agar dapat mengembangkan teknologi blockchain.
EVOLUTION OF RESEARCH AND COMMUNITY SERVICE INFORMATION SYSTEM (SIMPAS LPPM) INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTANKALIMANTAN INSTITUTE OF TECHNOLOGY Azhar, Nur Fajri; Nugroho , Bowo; Alfani Putera, M. Ihsan; Kairupan, Muhammad Nasa'i; Ramadhana, Rizky Irswanda
SPECTA Journal of Technology Vol. 9 No. 2 (2025): Specta Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v9i2.1309

Abstract

The Research and Community Service Information System (SIMPAS) at the Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Kalimantan Institute of Technology (ITK) has evolved since it was introduced in 2018 to improve efficiency and transparency in managing research and community service activities. This research focuses on the development of SIMPAS through technical updates and the addition of features to meet increasingly complex user needs. This evolution includes updating the system environment using the latest version of Laravel, database refactoring to simplify data processing, and adding features such as account registration using Google email and more flexible user role management. This research uses the Scrum methodology in system development, which allows for continuous improvement and focuses on collaboration between teams. The results of this research are expected to optimize the main business functions of LPPM ITK in the process of submitting proposals, selection, to reporting research and community service results, which in turn supports the achievement of the Tri Dharma of Higher Education and regional development. This research also discusses the integration of the system with other related platforms, as well as the potential use of modern technology to support operational security and efficiency.