Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Combination Multilayer Fuzzy Inference System with K-means for Classification of Dental Diseases Prandana, Randy; Mawengkang, Herman; Suwilo, Saib
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 6 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v6i2.5737

Abstract

This study was conducted to solve the problem of classifying dental diseases such as pulpitis, gingivitis, periodontitis and advanced periodontitis. The method in this study uses a combination of algorithms with a multilayer system where in the first layer a fuzzy inference will be carried out whether a patient is suffering from pulpitis. Early symptoms of pulpitis are characterized by pain with varying levels. Meanwhile, in the second layer a fuzzy inference process will also be carried out to identify other types of dental diseases, but in this second layer the centroid value calculation process is carried out using the K-means algorithm for all input variables. Then the inference process will run to determine the type of disease suffered by the patient following the fuzzy set of other types of diseases. This study is expected to contribute to helping the initial screening process for dental diseases so that it is easier for dentists to carry out further examinations. The results of this study have been proven to be able to help doctors in conducting initial screening to determine dental disease. In this study, the multilayer system is intended to differentiate the results of dental disease classification because pulpitis does not have a relationship between input variables and other types of dental disease. Meanwhile, the use of the fuzzy inference system method in this study showed good results because the FIS method can map the level of pain suffered by a patient with mild, moderate and severe levels into a numeric value that can be classified where the level of pain is a feeling that cannot be calculated, by using the fuzzy method, the linguistic value can be defined into a conclusion. Grouping input values by finding the means value in the second layer and combined with the fuzzy method has been proven to provide good results for determining the type of dental disease.
Kuliah Umum Transformasi Dunia Teknik: Peran 5G dalam Mendorong Inovasi di Era Industri 4.0 Prandana, Randy
RESPINARIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : PT Katersi Minar Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66785/respinaria.v2i2.143

Abstract

Transformasi dunia teknik pada era Industri 4.0 ditandai dengan konvergensi antara sistem fisik dan digital yang didukung oleh teknologi komunikasi generasi kelima (5G). Teknologi 5G tidak hanya menawarkan peningkatan kecepatan dan kapasitas jaringan, tetapi juga menghadirkan latensi sangat rendah, keandalan tinggi, serta kemampuan konektivitas masif yang menjadi fondasi utama bagi pengembangan inovasi teknologi terkini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis teknologi 5G dalam mendorong inovasi di bidang teknik, khususnya dalam konteks penerapan Industri 4.0. Pembahasan difokuskan pada integrasi 5G dengan teknologi kunci seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), sistem siber-fisik, komputasi awan, dan otomasi industri. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis konseptual, artikel ini menunjukkan bahwa 5G berperan signifikan dalam meningkatkan efisiensi proses produksi, memungkinkan sistem manufaktur cerdas, mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara real-time, serta membuka peluang baru bagi pengembangan smart factory, kendaraan otonom, dan smart city. Selain itu, artikel ini juga menyoroti tantangan implementasi 5G, meliputi aspek infrastruktur, keamanan data, kesiapan sumber daya manusia, dan regulasi. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik khususnya pada peserta kuliah umum yang diselenggarakan oleh program studi Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Politeknik Negeri Medan dalam memahami posisi 5G sebagai enabler utama transformasi dunia teknik, sekaligus menjadi referensi bagi praktisi, akademisi, dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi inovasi berkelanjutan di era Industri 4.0.
Pengembangan Sistem Manajemen Klinik Gigi Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall dan Konsep Point of Sale (POS) Randy Prandana; Ade Septia; Joanchen
Journal of Information Systems and Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT Katersi Minar Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66785/fimerkom.v2i2.169

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi manajemen klinik gigi berbasis web yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan data serta layanan di Klinik Gigi Mynd Dental Care. Sebelumnya, proses administratif dilakukan secara manual menggunakan metode berbasis kertas, yang memperlambat pengolahan data dan meningkatkan risiko kehilangan atau kerusakan data. Sistem ini dikembangkan menggunakan Model Waterfall, yang terdiri dari empat tahap: analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan langsung untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna dari staf administratif dan dokter gigi. Desain sistem menggunakan diagram Unified Modeling Language (UML), termasuk diagram use case, aktivitas, dan kelas, sementara implementasi dilakukan menggunakan PHP dan MySQL. Pengujian Blackbox diterapkan untuk memverifikasi fungsi sistem, dan usability dievaluasi melalui metode UMUX-Lite. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan beberapa fitur seperti manajemen data pasien, penjadwalan janji temu, catatan pemeriksaan, dan pemrosesan transaksi dalam satu platform berbasis web. Hasil menunjukkan bahwa semua fungsi bekerja dengan baik sesuai dengan persyaratan. Evaluasi UMUX-Lite mencapai skor 84,28, menunjukkan tingkat kenyamanan dan kepuasan pengguna yang tinggi. Dengan mengadopsi konsep Point of Sale (POS), sistem dapat secara otomatis menghasilkan faktur dan mencatat transaksi, sehingga proses administratif menjadi lebih cepat dan akurat.
Pelatihan Otomatisasi Pencampuran Nutrisi Hidroponik dengan Smart Nutrition System melalui Program BBPVP Medan Randy Prandana
RESPINARIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : PT Katersi Minar Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66785/respinaria.v3i1.180

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui program BBPVP Medan dengan tema Pelatihan Otomatisasi Pencampuran Nutrisi Hidroponik Menggunakan Smart Nutrition System. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan alumni dari Universitas Mahkota Tricom Unggul, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan keterampilan peserta dalam bidang teknologi pertanian modern berbasis otomatisasi. Metode pelaksanaan mencakup empat tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis, praktik lapangan, dan sesi evaluasi. Pada tahap pelatihan teknis dan praktik lapangan, peserta dibekali pemahaman konsep dasar budidaya tanaman hidroponik sekaligus keterampilan merancang sistem otomatisasi menggunakan mikrokontroler ESP32 yang diintegrasikan dengan sensor nutrisi, sensor ketinggian air, sensor suhu ruangan, serta sistem pemantauan jarak jauh melalui bot Telegram. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, baik dari sisi konseptual maupun teknis. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha kreatif baru di bidang produksi sayuran hidroponik guna mendukung kemandirian pangan dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, pengabdian ini merupakan upaya nyata dalam mendorong transformasi digital dan pemberdayaan mahasiswa secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Utara.
Design and Analysis of an ESP-NOW-Based Handover Mechanism in a Multi-Node ESP32 Peer-to-Peer Network for River Water Level Monitoring Systems in Areas Without Internet Connectivity Randy Prandana; Berkat Iman Telaumbanua; Felix Al Vincentz
Jurnal Mahkota Informatika Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Mahkota Informatika
Publisher : Universitas Mahkota Tricom Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59929/mahtik.v2i1.141

Abstract

River water level monitoring systems in remote areas face significant challenges due to the limited availability of internet network infrastructure. This study designs and analyzes a handover mechanism based on the ESP-NOW protocol utilizing peer-to-peer (P2P) communication among ESP32 nodes as a solution for a standalone monitoring system without dependency on routers or internet connectivity. The proposed architecture consists of multiple ultrasonic sensor nodes that communicate directly through ESP-NOW and are equipped with a dynamic handover algorithm based on Received Signal Strength Indicator (RSSI) values to ensure continuous data transmission during communication disruptions or network topology changes. Experimental evaluations were conducted under field scenarios with varying distances ranging from 10 to 200 meters, environmental obstacles, and simultaneous active node switching conditions. The performance metrics assessed include handover latency, packet loss rate, throughput, and power consumption. The experimental results demonstrate that the proposed handover mechanism successfully maintains network connectivity with an average latency below 50 ms and a packet loss rate of less than 3% under normal operating conditions. The findings indicate that ESP-NOW can be effectively implemented as a reliable communication protocol for flood early warning systems in areas lacking internet infrastructure, offering low implementation costs and minimal power consumption.
Analisis dan Visualisasi Data Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tahun 2024 Menggunakan Microsoft Power BI Della Yunata; Randy Prandana
Jurnal Mahkota Informatika Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Mahkota Informatika
Publisher : Universitas Mahkota Tricom Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59929/mahtik.v2i1.145

Abstract

Tourism is one of Indonesia’s national economic drivers, generating foreign exchange and creating employment. In 2024, international visitor (wisman) arrivals to Indonesia showed a significant post-pandemic recovery. This study aims to visualize and analyze 2024 international visitor arrival data sourced from the monthly Official Statistics News (BRS) and the annual publication of Statistics Indonesia (BPS), using Microsoft Power BI as a business intelligence tool. A quantitative descriptive method was applied to secondary data through the stages of data collection, data cleaning in Power Query, data modeling, visualization design, and interpretation. The results show that total arrivals throughout 2024 reached 13,902,420 visits, an increase of 19.05 percent compared to 2023 and the highest figure since 2020. Arrivals followed a seasonal pattern peaking in August (1.34 million visits); the market was dominated by visitors from Malaysia, Australia, Singapore, and China; entry points were concentrated at I Gusti Ngurah Rai Airport; and average visitor spending reached USD 1,391 per visit. Visualization through Power BI proved effective in revealing seasonal patterns, market dominance, and spatial concentration, providing a basis for strategic decision-making in national tourism development.