Noor, Muhammad Kautsar Azhari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menerapkan Metode BCM (Bermain, Cerita dan Menyanyi) terhadap Keaktifan Santri dalam Proses Belajar di TPA Faza, Tresna Ghufron; Ichsan, Muhammad Hisyam; Noor, Muhammad Kautsar Azhari
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1741

Abstract

Keterbatasan pemahaman tentang strategi pengajaran dan manajemen kelas yang belum efektif telah mendorong kami untuk melaksanakan program Pengabdian Masyarakat. Hal ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pendidikan yang sering terjadi, terutama dalam pengelolaan kelas. Fokus kami adalah pada pengajar, baik guru di sekolah, ustadz, maupun ustadzah di pondok pesantren dan TPA. Mereka masih kurang menguasai teknik pengajaran yang tepat, yang menyebabkan proses pembelajaran menjadi monoton. Pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan pendekatan yang lebih kreatif. Berdasarkan hasil observasi lapangan, kami menemukan bahwa para pendidik, termasuk guru di lembaga pendidikan formal serta ustadz dan ustadzah di pesantren dan TPA, belum sepenuhnya menguasai strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang efektif. Selain itu, wawasan mereka mengenai metode pembelajaran yang inovatif masih terbatas. Hal ini mengakibatkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang optimal dan cenderung monoton. Masalah ini terus berlanjut karena kurangnya kreativitas Guru bergantung pada metode yang telah digunakan oleh guru sebelumnya. Akibatnya, proses pembelajaran di TPA menjadi monoton. Penerapan teknik atau metode pengajaran yang efektif serta pemahaman yang mendalam tentangnya sangat penting, karena dapat mempengaruhi pengelolaan kelas, terutama dalam hal meningkatkan pemahaman siswa atau peserta didik terhadap materi yang disampaikan. Dalam proses pembelajaran di TPA, Guru mampu menyampaikan materi dengan menggunakan teknik dan metode pengajaran Al-Qur'an yang inovatif dan kreatif. Pengajar perlu menyesuaikan penyampaian materi serta strategi pengajaran agar lebih menarik dan efektif. Hal ini penting untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman santri, dengan memaksimalkan kreativitas dalam mengelola kelas dan menyampaikan materi sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman masing-masing peserta didik. Untuk mendorong kreativitas pengajar dalam menyampaikan metode dan strategi pembelajaran Al-Qur'an di TPA, penulis melaksanakan program Pengabdian Masyarakat. Program ini bertujuan untuk mengembangkan metode dan strategi baru melalui penerapan pendekatan BCM (Bermain, Cerita, dan Menyanyi) dalam proses pengajaran, guna menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif.. Metode ini diterapkan tidak hanya untuk materi Al-Qur’an, tetapi juga dalam penyampaian materi-materi keislaman lainnya, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik bagi santri
Menerapkan Metode BCM (Bermain, Cerita dan Menyanyi) terhadap Keaktifan Santri dalam Proses Belajar di TPA Faza, Tresna Ghufron; Ichsan, Muhammad Hisyam; Noor, Muhammad Kautsar Azhari
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1741

Abstract

Keterbatasan pemahaman tentang strategi pengajaran dan manajemen kelas yang belum efektif telah mendorong kami untuk melaksanakan program Pengabdian Masyarakat. Hal ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pendidikan yang sering terjadi, terutama dalam pengelolaan kelas. Fokus kami adalah pada pengajar, baik guru di sekolah, ustadz, maupun ustadzah di pondok pesantren dan TPA. Mereka masih kurang menguasai teknik pengajaran yang tepat, yang menyebabkan proses pembelajaran menjadi monoton. Pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan pendekatan yang lebih kreatif. Berdasarkan hasil observasi lapangan, kami menemukan bahwa para pendidik, termasuk guru di lembaga pendidikan formal serta ustadz dan ustadzah di pesantren dan TPA, belum sepenuhnya menguasai strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang efektif. Selain itu, wawasan mereka mengenai metode pembelajaran yang inovatif masih terbatas. Hal ini mengakibatkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang optimal dan cenderung monoton. Masalah ini terus berlanjut karena kurangnya kreativitas Guru bergantung pada metode yang telah digunakan oleh guru sebelumnya. Akibatnya, proses pembelajaran di TPA menjadi monoton. Penerapan teknik atau metode pengajaran yang efektif serta pemahaman yang mendalam tentangnya sangat penting, karena dapat mempengaruhi pengelolaan kelas, terutama dalam hal meningkatkan pemahaman siswa atau peserta didik terhadap materi yang disampaikan. Dalam proses pembelajaran di TPA, Guru mampu menyampaikan materi dengan menggunakan teknik dan metode pengajaran Al-Qur'an yang inovatif dan kreatif. Pengajar perlu menyesuaikan penyampaian materi serta strategi pengajaran agar lebih menarik dan efektif. Hal ini penting untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman santri, dengan memaksimalkan kreativitas dalam mengelola kelas dan menyampaikan materi sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman masing-masing peserta didik. Untuk mendorong kreativitas pengajar dalam menyampaikan metode dan strategi pembelajaran Al-Qur'an di TPA, penulis melaksanakan program Pengabdian Masyarakat. Program ini bertujuan untuk mengembangkan metode dan strategi baru melalui penerapan pendekatan BCM (Bermain, Cerita, dan Menyanyi) dalam proses pengajaran, guna menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif.. Metode ini diterapkan tidak hanya untuk materi Al-Qur’an, tetapi juga dalam penyampaian materi-materi keislaman lainnya, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik bagi santri