This Author published in this journals
All Journal Prosiding Semnastek
Utami, Tasya Tri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Kerusakan Rumah dengan Metode BOW, SNI 2018 dan AHSP 2022 di Kecamatan Sail Kota Pekanbaru Zulkarnain, Fahrizal; Utami, Tasya Tri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring bertambahnya usia bangunan, kekuatan material dan strukturnya menurun. Hal ini terlihat dengan berkurangnya jumlah kondisi kerusakan pada komponen akan terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang dapat terjadi pada bangunan tempat tinggal, sehingga dapat membantu peneliti dalam menentukan rencana anggaran, material, dan kualitas. Kecamatan Sail Kota Pekanbaru menjadi lokasi penelitian pada kali ini. Berdasarkan analisis akhir penelitian menunjukkan bahwa perhitungan perkiraan harga dengan metode Burgeslijke Openbare Werken adalah sebesar Rp.260.400.000, perkiraan biaya berdasarkan UU Standar Nasional Indonesia Tahun 2018 adalah Rp 151.000.000, dan biaya yang dihasilkan berdasarkan UU Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tahun 2022 adalah Rp.136,75 juta. Jika dibandingkan perkiraan anggaran biaya metode Burgeslijke Openbare Werken dan Standar Nasional Indonesia 2018, maka metode Burgeslijke Openbare Werken lebih mahal 40,01% dibandingkan metode Burgeslijke Openbare Werken, sedangkan antara metode Standar Nasional Indonesia 2018 dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan 2022 yaitu metode SNI 2018 lebih mahal 40,01%. 9,44% lebih mahal dibandingkan metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2022 serta memiliki indeks unit cost, upah, dan koefisien material paling rendah dibandingkan metode Standar Nasional Indonesia dan Burgeslijke Openbare Werken tahun 2018.Kata kunci: burgeslijke openbare werken, standar nasional indonesia 2018, analisa harga satuan pekerjaan 2022