Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Postur Pekerja UMKM Tahu Menggunakan Software Tecnomatix Jack Sulaiman, Mochamad; Anggraini, Irma Yanti; Karim, Abdul Alimul
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v6i2.1077

Abstract

Adanya aktivitas manual handling pada aktivitas pencetakan tahu di rumah produksi di UMKM X memiliki risiko terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs) dikarenakan berat beban yang diangkat sebesar 25,80 kg, dibuktikan dengan telah dilakukan penelitian terhadap beban kerja yang diangkat oleh pekerja, dan didapatkan hasil nilai lifting Index lebih dari 1. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu penilaian terhadap postur pekerja saat pekerja mengangkat beban pada proses pencetakan tahu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis nilai PEI pada postur pekerja dengan menggunakan metode Posture Evaluation Index pada software Tecnomatix Jack 8.4. Metode PEI digunakan untuk menentukan apakah suatu pekerjaan yang disimulasikan sudah optimal sehingga dapat dikatakan aman untuk terus dilakukan ataukah diperlukan suatu usulan perbaikan untuk menghindari kemungkinan risiko cedera yang dapat terjadi. Hasil penelitian yang didapatkan terhadap evaluasi postur pekerja saat proses pencetakan tahu yang telah dilakukan yaitu didapatkan total enam gerakan saat proses pencetakan tahu, dan sari keenam gerakan tersebut didapatkan dua gerakan yang memiliki nilai PEI lebih dari 2, sehingga diperlukan konfigurasi usulan terhadap kedua gerakan tersebut agar sistem kerja yang dilakukan aman untuk terus dilakukan pekerja. Konfigurasi usulan yang diberikan yaitu dengan mengubah panjang meja dan membagi berat beban batu yang diangkat menjadi tiga, dan didapatkan enam gerakan mengangkat batu yang berbeda memiliki nilai PEI kurang dari 2, ini berarti konfigurasi usulan yang diberikan terhadap sistem kerja dapat dikatakan aman untuk dilakukan oleh pekerja.