Abstrak Konsep Catur Asrama merupakan sistem yang mengatur tahapan kehidupan manusia dalam ajaran Hindu, terdiri dari Brahmacari, Grihastha, Vanaprastha, dan Sannyasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis Catur Asrama sebagai model manajemen kehidupan spiritual dan sosial yang relevan untuk menjawab tantangan moral dan sosial di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui kajian teks suci, literatur akademik, serta penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap tahap Asrama memiliki nilai-nilai fundamental yang membentuk karakter manusia secara holistik. Brahmacari menekankan pembentukan disiplin dan moralitas; Grihastha mengajarkan tanggung jawab sosial dan keseimbangan kehidupan; Vanaprastha menumbuhkan refleksi diri dan pengendalian nafsu; sedangkan Sannyasa mengarahkan manusia pada pelepasan dan pencerahan spiritual. Relevansi nilai-nilai ini sangat signifikan dalam menghadapi krisis spiritual, disorientasi nilai, dan tekanan hidup modern. Integrasi prinsip Catur Asrama dengan teori manajemen kehidupan kontemporer menunjukkan bahwa ajaran Hindu mampu menjadi model pengelolaan diri yang seimbang antara kebutuhan material, etika sosial, dan pengembangan spiritual. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Catur Asrama merupakan kerangka filosofis dan praktis yang dapat dijadikan pedoman dalam membangun pribadi yang etis, harmonis, dan berkesadaran spiritual. Kata Kunci: Catur Asrama,Manajemen Kehidupan, Spiritualitas Hindu, Tanggung Jawab Sosial, Nilai-Nilai Dharma