Latar Belakang: Keselamatan pasien merupakan prioritas global dengan perawat berperan kunci dalam pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP). Budaya keselamatan pasien terbukti memengaruhi kinerja perawat, namun sintesis bukti spesifik mengenai hubungan budaya keselamatan pasien dengan performa SKP masih terbatas. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis pengaruh budaya keselamatan pasien terhadap peningkatan kinerja perawat dalam pelaksanaan SKP di rumah sakit. Metode: Pencarian literatur spesifik pada lima database yaitu, Scopus, ProQuest, PubMed, Science direct dan EbscoHost yang dipublikasikan lima tahun terakhir (2021-2025) dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif cross sectional. Kata kunci yang digunakan dalam artikel adalah patient safety culture AND nurse performance OR work performance AND patient safety. Hasil: Dari total 449 artikel, didapatkan 10 artikel yang terseleksi sesuai kriteria. Dimensi budaya keselamatan pasien yang paling kuat dalam mempengaruhi kinerja perawat adalah teamwork, organizational learning, dukungan manajemen, dan non punitive response to error. Budaya keselamatan pasien berhubungan positif dengan indicator kinerja perawat dalam pelaksnaan SKP, yaitu safety performance, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, partisipasi dalam aktivitas keselamatan, pelaporan insiden, serta perilaku mindful organizing. Kesimpulan: Budaya keselamatan pasien yang kuat ditandai dengan kerja tim yang baik, pembelajaran organisasi berkelanjutan, dukungan manajemen, dan iklim pelaporan non punitive berkaitan dengan kinerja perawat yang lebih baik dalam pelaksanaan SKP. Penelitian mendatang disarankan menggunakan desain longitudinal/RCT untuk uji kausalitas serta studi intervensi konteks Indonesia.