Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PSIKOEDUKASI BERBASIS NEURO LINGUISTIC PROGRAMMING TERHADAP TINGKAT ADIKSI GAWAI PADA ANAK: The Effect of Neuro-Linguistic Programming Based Psychoeducation on the Children's Device Addiction Level Wicaksono, Phandhu
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2186

Abstract

Latar Belakang : Pada tahun 2019, rata-rata waktu penggunaan internet melalui gawai di Indonesia mencapai 8 jam/hari. Hasil studi pendahuluan tanggal 04 September 2021 terhadap siswa Kelas VI di SDN Pandian 1 Sumenep yang menggunakan smartphone, didapatkan 62,5% siswa memiliki rerata penggunaan smartphone >7 jam/hari untuk mengakses media sosial dan bermain gim. Angka tersebut melampaui rerata global yang hanya menghabiskan waktu 6 jam 43 menit per harinya. Intervensi untuk merubah perilaku adiksi harus dimulai sejak awal dan dapat diwujudkan melalui Neuro-linguistic Programming (NLP). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi berbasis NLP terhadap tingkat adiksi gawai pada anak. Metode: quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post-test dan melibatkan 32 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil: Setelah diberikan psikoedukasi sebanyak 3 kali pertemuan dengan durasi masing-masing 20 menit, nilai screen time pada aplikasi “Stayfree-Kesehatan Digital” yang sudah diunduh sebelumnya oleh responden menunjukkan penurunan dari yang sebelumnya 7,20 jam/hari menjadi 6,43 jam/hari. Nilai kuesioner SAS-SV juga menunjukkan penuruan tingkat adiksi sebesar 87.5% dari yang sebelumnya berat menjadi ringan. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan penghasilan orang tua terhadap tingkat adiksi gawai pada anak dengan nilai Sig. (2-tailed) masing-masing sebesar 0,688 dan 0,323. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) dalam uji Paired Sample t-Test sebesar 0,001. Kesimpulan: psikoedukasi berbasis Neuro Linguistic Programming dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat adiksi gawai pada anak. Diharapkan siswa dengan dampingan orang tua dapat lebih mengembangkan potensi dalam diri guna mengurangi penggunaan gawai yang berpotensi menyebabkan adiksi dan permasalahan kesehatan lainnya
Learning Modules with ARCS Keller Approach to Increase Children's Learning Interest and Motivation Wicaksono, Phandhu
Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Vol 5 No 2: November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/ijiee.v5i2.12768

Abstract

The 2023 Education Statistics data shows that 5.14% of elementary school students/equivalent had to repeat their education, one of the reasons being the inability to complete the lessons. The ARCS Keller learning method which provides a systematic and comprehensive approach can be an initiative step in stimulating interest and motivation in learning. This research is a case study conducted on 3 fifth-grade students at SDN Kotalama 5 who met the inclusion criteria with the aim of determining the description of students' interest and motivation in learning before and after learning using the learning module with the ARCS Keller approach. The instruments used were the Course Interest Survey (CIS) to determine the level of student interest in learning and the Teaching Materials Motivation Survey (IMMS) to determine the extent of student motivation in learning as well as observation sheets and interviews to obtain supporting data. All data were analyzed using quantitative descriptive methods. The results showed an increase in the average value of learning interest by 12.45% and learning motivation by 11.34%, followed by positive changes in attitudes in participating in learning. The use of learning modules with the ARCS Keller approach can increase students' interest and motivation in learning by helping students concentrate better, understand the material well, think critically, have self-confidence and achieve satisfaction in learning.