Azzahra, Alya Salsabella Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERATURE REVIEW: TERAPI OKUPASI PADA PENDERITA SKIZOFRENIA Rachmawati, Putri Widya; Putri, Fara Kurnia; Izzawati, Julia Nur; Maulana, Nur Afni; Muslikah Tunisak, Zila; Azzahra, Alya Salsabella Nur
Health Sciences Journal Vol 8, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2673

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai oleh gejala seperti halusinasi dan delusi. Gejala-gejala ini dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia. Menurut data WHO (2022), skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang, atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Kondisi ini dialami oleh 1 dari 222 orang dewasa (0,45%). Gangguan ini sering muncul pada remaja akhir berusia 20 tahun dan lebih umum terjadi pada pria dibandingkan wanita. Salah satu pengobatan yang dilakukan untuk skizofrenia adalah terapi okupasi. Terapi okupasi adalah layanan kesehatan yang memanfaatkan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kemandirian bagi individu dengan gangguan fisik atau mental. Tujuannya adalah memperbaiki kualitas hidup dan membantu individu berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari, yang dapat mengurangi gejala seperti halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review.
LITERATURE REVIEW: TERAPI OKUPASI PADA PENDERITA SKIZOFRENIA Rachmawati, Putri Widya; Putri, Fara Kurnia; Izzawati, Julia Nur; Maulana, Nur Afni; Muslikah Tunisak, Zila; Azzahra, Alya Salsabella Nur
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2673

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai oleh gejala seperti halusinasi dan delusi. Gejala-gejala ini dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia. Menurut data WHO (2022), skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang, atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Kondisi ini dialami oleh 1 dari 222 orang dewasa (0,45%). Gangguan ini sering muncul pada remaja akhir berusia 20 tahun dan lebih umum terjadi pada pria dibandingkan wanita. Salah satu pengobatan yang dilakukan untuk skizofrenia adalah terapi okupasi. Terapi okupasi adalah layanan kesehatan yang memanfaatkan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kemandirian bagi individu dengan gangguan fisik atau mental. Tujuannya adalah memperbaiki kualitas hidup dan membantu individu berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari, yang dapat mengurangi gejala seperti halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review.