Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PSIKOLOGI HIJAU DI DESA WANAJAYA, KECAMATAN CIBITUNG, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT Ayuningsih, Herliana Diah; Ningtyas, Widya; Pramesti, Restu Paramasastra Nabila; Widodo, Muhammad Farizqi Bagus; Abdilah, Rijal
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9853

Abstract

Masalah kesehatan mental dan fisik dapat disebabkan oleh lingkungan hidup yang buruk. Oleh karena itu penting menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup. Penting bagi seorang individu memiliki kepekaan yang tinggi akan lingkungan tempat tinggalnya, karena di tempat itulah mereka hidup dan berkembang. Salah satu pendekatan yang menarik untuk mengatasi masalah ini adalah psikologi hijau yang mengintegrasi prinsip - prinsip psikologi dengan mengupayakan pelestarian lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus untuk mengeksplorasi efek dari intervensi psikoedukasi berbasis psikologi hijau terhadap kesejahteraan psikologis. Hasilnya warga Desa Wanajaya sudah memiliki kesadaran peduli lingkungan yang cukup. Penerapan psikologi hijau di Desa Wanajaya menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi dapat secara signifikan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan demikian, penerapan psikologi hijau tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpengaruh positif terhadap kesehatan mental individu dan hubungan sosial dalam komunitas.
Fenomena Manusia Silver Sebagai Realisasi dari Dramaturgi dan Psikososial Fitri, Nadia Khalishah; Abdilah, Rijal; Supriyadi, Tugimin
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18232418

Abstract

The phenomenon of manusia silver (silver-painted street performers) has become an increasingly prevalent social reality in urban areas of Indonesia, reflecting the social, economic, and psychological dynamics of individuals living under conditions of limitation. This study aims to understand the manusia silver phenomenon as a manifestation of dramaturgy and psychosocial dynamics, particularly in the context of self-identity formation and role confusion. This research employs a qualitative method with a phenomenological approach. Participants were selected using snowball sampling, with the criteria being manusia silver individuals residing in Bekasi City. Data were collected through in-depth interviews, observation, and literature review, and subsequently analyzed qualitatively. The results indicate that the role of manusia silver is formed as an adaptive response to economic pressure, limited educational attainment, lack of employment opportunities, and weak social support. From Erving Goffman’s dramaturgical perspective, the activities of manusia silver in public spaces represent the front stage through silver-painted bodies and symbolic behaviors designed to create certain impressions, while their private lives outside these activities represent the back stage. From Erik Erikson’s psychosocial perspective, most participants are in adolescence to early adulthood, a phase vulnerable to role confusion, and tend to occupy an identity foreclosure status, in which the identity as manusia silver is adopted without optimal exploration. Nevertheless, participants still hold hopes for a better future, although these hopes are not yet accompanied by clear planning.