Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan Program Kegiatan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca di Provinsi Kepulauan Riau 2023–2025: - Kawasi, Brian
Jurnal Archipelago Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Archipelago
Publisher : Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69853/ja.v3i02.143

Abstract

Policy paper ini menyajikan analisis komprehensif terkait pemetaan program dan kegiatan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) di Provinsi Kepulauan Riau periode 2023–2025. Dengan wilayah laut mencapai 96%, Kepulauan Riau memiliki peran strategis dalam mendukung target pengurangan emisi nasional sebesar 31,89% pada 2030 melalui sektor berbasis lahan, energi, transportasi, limbah, serta kawasan pesisir dan kelautan. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk mitigasi perubahan iklim tetapi juga berorientasi pada pertumbuhan ekonomi rendah karbon yang inklusif dan berkelanjutan. Analisis menunjukkan potensi besar Kepulauan Riau dalam memanfaatkan energi terbarukan (dengan kontribusi saat ini sebesar 5%), merehabilitasi 109.000 hektar mangrove dengan tingkat kerusakan 23,5%, serta mengelola 1.400 ton sampah domestik per hari untuk mengurangi emisi metana. Strategi mitigasi mencakup efisiensi energi, konversi bahan bakar ramah lingkungan, dan rehabilitasi ekosistem kritis seperti mangrove dan terumbu karang. Dokumen ini menawarkan roadmap yang terintegrasi dengan prioritas nasional dan SDGs, terutama tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim. Implementasi dilakukan melalui sinergi pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat lokal, dengan pemantauan berbasis data yang terukur. Kesimpulannya, pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi dan pelestarian lingkungan di Kepulauan Riau. Kata kunci: Gas rumah kaca, mitigasi perubahan iklim, pembangunan rendah karbon, energi terbarukan, rehabilitasi mangrove, Kepulauan Riau.
STRATEGI KEBIJAKAN SEKTOR PERTANIAN DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN INDEKS KETAHANAN PANGAN PADA ASPEK KETERSEDIAAN PANGAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU Kawasi, Brian
BUANA SAINS Vol 25, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i2.6770

Abstract

The aim of this research was to analyze the effectiveness of agricultural sector policies in improving the Food Security Index (IKP), particularly in terms of availability, in the Riau Islands Province, which is one of the provinces with the lowest IKP in Indonesia. The study employed a mixed-methods approach with a descriptive-analytical design. Primary data were collected through a structured questionnaire administered to 25 experts and policymakers in the food and agriculture sector. Secondary data were obtained from Bapanas and BPS. Data analysis was conducted using a scoring technique (1-10) for six policy alternatives based on the criteria of effectiveness, efficiency, and long-term impact, followed by an Avoid-Shift-Improve (ASI) analysis. The scoring results showed that the market access improvement policy achieved the highest score (110), followed by food reserve strengthening (106). The ASI analysis indicated that all policies fell into the improve category, with food reserve strengthening having the highest Improvement score (9). Key findings revealed that the root cause of low food availability is an extreme dependence on imports (exceeding 90% for some commodities) and a weak distribution infrastructure. This research provides empirical evidence of measurable policy priorities for the island context. Its strategic recommendation is to integrate strengthening distribution logistics (market access) with optimizing community-based food reserves as a short-term measure, while encouraging technology-based local food diversification in the long term.