Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYSIS OF EXPORTS OF FIVE MAIN FISHERY PRODUCT COMMODITIES IN BATAM CITY USING THE MARKOV CHAIN MODEL Anggraeni, Andini Setyo; Sabarinsyah, Sabarinsyah; Aprilla Handayani, Vitri; Tarsila, Huiliana
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v5i2.644

Abstract

Indonesia, an archipelagic country, boasts significant potential in the fisheries sector, notably in the export of fishery products. Batam as a free trade zone plays a major role in Indonesia's fishery product exports. According to the Central Statistics Agency's data, there has been a 2.47% decline in fish and shrimp exports in January and February 2023 compared to January 2022. Therefore, further analysis is needed on projected exports of fishery products in Batam. This study focuses on the utilization of the Markov chain model to analyze the export dynamics of Batam City's primary fishery product commodities, including Seaweed, Fish, Shrimp, Crab, and Shellfish. Monthly export data for Batam City's fishery products throughout 2021-2023 sourced from The Ministry of Marine Affairs and Fisheries. Based on these data, the transition probability matrix will be calculated based on the number of export transitions below and above the Moving Average (MA 12) value. The Markov chain model for this case is an erdogic Markov chain model, in order that the limiting probability of the Markov chain model can be determined. The result shows that exports of fish, shrimp and crab in the long term will exceed the average export size in the past year each after 7 months, 11 months, and 14 months later respectively, while exports of seaweed and shellfish in the long term will be below the large average exports in the past year after 15 and 5 months. This research result offer valuable insights for the government to formulate strategies and policies concerning fishery product exports
PEMANFAATAN TEKNOLOGI MOBILE UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN MANAJEMEN POSYANDU TULIP 9 TIBAN AYU BATAM Ardo Wibowo, Sadiq; Hernando, Luki; Aprilla Handayani, Vitri; Andrevi Alrasyidin, Ahmad; Septiansyah, Genadi; Andika, Jeremy
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3369-3374

Abstract

Pelayanan merupakan tindakan atau aktivitas yang dilakukan oleh suatu organisasi atau individu untuk memenuhi kebutuhan atau permintaan dari masyarakat umum. Pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada masyarakat sehingga akan berdampak positif terhadap citra dan reputasi organisasi atau individu tersebut. Pelayanan yang baik sangat penting dalam berbagai bidang, seperti dalam dunia bisnis, pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan. Sebab, pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada pelanggan, sehingga dapat membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan antara organisasi atau individu dengan masyarakat. Posyandu Tulip 9 Tiban Ayu Batam adalah sebuah layanan kesehatan yang berlokasi di Tiban Ayu RT/RW 02/014 Tiban Lama, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29424. Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama pada Lansia, ibu hamil, bayi, dan balita. Permasalahan yang dihadapi Posyandu Tulip 9 Tiban Ayu Batam masih mengalami beberapa kendala dalam pengelolaannya, seperti sulitnya dalam mengumpulkan dan mengolah data pelayanan, pengelolaan manajemen keuangan, dan pengelolaan sistem obat, serta minimnya informasi dan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak memiliki ketertarikan untuk berperan aktif pada kegiatan-kegiatan posyandu yang dilakukan. Dalam pengelolaannya, posyandu Tulip 9 Tiban ayu lebih banyak melakukan kegiatan dengan sistem konvensional atau tanpa pemanfaatan teknologi. Untuk itu, perlu adanya pendidikan dan pelatihan bagi kader posyandu dalam pengelolaan manajemen Posyandu yang meliputi pengelolaan data pelayanan, pengelolaan manajemen keuangan, dan pengelolaan system obat dengan aplikasi mobile yang mudah diakses. Perancangan aplikasi mobile dilakukan dengan menggunakan pendekatan ilmu yang sesuai dengan tim pengabdi, diantaranya pendekatan ilmu statistika terapan, logistik, dan teknologi informasi dan perangkat lunak.