Zaidan Ramadhan, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP KENAIKAN BAHAN BAKAR MINYAK PADA MEDIA SOSIAL YOUTUBE DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR DAN SUPPORT VECTOR MACHINE Zaidan Ramadhan, Muhammad; Mubarak, Roy
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 1 (2025): JATI Vol. 9 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i1.12526

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) makin pesat. Tingkat kebutuhan akan bahan bakar minyak tersebut menjadi sangat tinggi, dan dapat dikatakan bahwa bbm memiliki kontribusi penting dalam seluruh kegiatan ekonomi. Tak hanya untuk kegiatan ekonomi, bahan bakar minyak dibutuhkan untuk kendaraan pribadi yang setiap harinya digunakan oleh masyarakat. Masyarakat yang kesehariannya menggunakan kendaraan pribadi, sangat khawaitir dengan harga bbm yang tidak stabil. Masyarakat yang tidak puas dengan dengan harga bbm yang tidak stabil bahkan selalu naik ini, memberikan kritikan-kritikan yang menurutnya dengan menaikkan harga bbm tersebut dapat membuat hidupnya sengsara. Kritikan tersebut mengarah kepada rezim kepresidenan era Jokowi Dodo. Salah satu platform yang digunakan dalam menuangkan kritikan mereka adalah platform Youtube. Untuk memahami pola sentimen yang diungkapkan masyarakat, diperlukan analisis ini untuk selanjutnya digunakan sebagai kajian pemerintah dalam menaikkan harga bbm yang sedang ramai diperbincangkan. Analisis ini menggunakan metode machine learning, yaitu K-Nearest Neighbor dan Support Vector Machine. Data yang digunakan untuk analisis ini sebanyak 1469 data terkait kenaikan bahan bakar minyak. Pada hasil analisis, model menunjukkan keakuratan sebesar 88%, recall 88%, precision 90% dan f1-score 85% untuk model K-nearest Neighbor dan untuk model SVM memiliki keakuratan sebesar 89%, recall 89%,f1-score 84% dan precision 90%. Hasil untuk pelabelan menunjukkan bahwa sebanyak 920 merupakan komentar negatif dan 123 komentar untuk positif. Analisis tersebut memberikan gambaran yang jelas mengenai opini atau sentimen masyarakat terhadap kenaikan bahan bakar minyak