Kebutuhan air bersih sangatlah penting untuk kehidupan manusia. Air yang tercemar dapat berdampak buruk pada tubuh, seperti menimbulkan penyakit diare, kolera, disentri, tipes, cacingan, penyakit kulit hingga keracunan. Oleh sebab itu menggunakan dan menjaga kualitas air bersih sangatlah penting. Kebutuhan manusia akan air sangat kompleks antara lain untuk minum, masak, mandi, mencuci dan sebagainya. Menurut perhitungan WHO di Negara-negara maju setiap orang memerlukan air antara 60-120 liter per hari. Sementara di Negara-negara berkembang termasuk Indonesia setiap orang memerlukan air antara 30-60 liter per hari. Manfaat menjaga kualitas air adalah untuk melindungi kesehatan manusia, karena beberapa polutan menimbulkan risiko terhadap kesehatan manusia. Standar kualitas air melindungi kesehatan manusia dan menghindari biaya yang terkait dengan perawatan medis, hilangnya produktivitas, dan bahkan hilangnya nyawa. Penulis melakukan klasifikasi kualitas air bersih di Jakarta menggunakan algoritma decision tree dan algoritma naïve bayes dengan tujuan membuat aplikasi yang dapat digunakan untuk klasifikasi kualitas air bersih di Jakarta sehingga dapat mengelompokkan air yang layak dikonsumsi atau tidak. Hasil dari penelitian ini nilai akurasi menggunakan algoritma naïve bayes sebesar 72,48% dengan AUC sebesar 0.803 sedangkan nilai akurasi menggunakan algoritma decision tree 90,83% dengan AUC sebesar 0.861. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa algoritma naïve bayes dan algortima decision tree dapat menjadi metode yang baik untuk klasifikasi dalam data mining.