Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MAHASISWA DALAM MEMBANGUN DESA SAGA BALARAJA DENGAN MENINGKATKAN PENGALAMAN INTERAKSI DIGITAL DIMASA PANDEMI Kanani, Nufus; Agustine, Pinkan; Azis, Rifqi Abdul; Dahlia, Rizki Rani; Wicaksono, Jatra; Sukmasih, Sukmasih; Prakoso, Rizky Arjun; Juliyanti, Herliana; Tsamara, Dilla Syaviah
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v8i2.14223

Abstract

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan wadah pembelajaran bagi mahasiswa dalam memberdayakan sertamengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di daerah.Pandemi menghambat mobilitas manusia dan mengganggu hampir seluruh aspek kehidupan, baik dari bidangkesehatan, ekonomi, bahkan pendidikan. Media sosial juga telah melahirkan bisnis baru, cara berdagang yangberbeda, bisa menjadi sumber penghasilan bahkan bisa membantu lembaga dalam menjalankan tujuannya,misalnyaPerpustakaanSekolah.KantorDesaSagaterdapatdi kecamatanBalarajayang ditempatkan dikampung Saga tepatnya di RT 06/002 dengan Luas Wilayah 572 Ha, baik pemukiman maupun lahan basah dankering. Dikarenakan situasi pandemic, program kerja dilakukan secaraonlinedimana kelompok menguploadmedia berupa video ataupun poster dimedia sosial seperti Instagram, TikTok dan juga Youtube. Tema darikegiatan kami adalah“Membangun Desa Saga, Balaraja dengan Meningkatkan Pengalaman Interaksi Digital”.Terdapat 4 tema besaryang kami lakukan untukmeningkatkan interaksi digital warga Desa Saga yaitukesehatan, kewirausahaan, pendidikan, dan lingkungan hidup.
Representasi Israel dalam Media Massa Daring CNN Indonesia: Analisis Wacana Kritis Theo Van Leeuwen Juliyanti, Herliana; Wahyuni, Ian; Mubarok, Ahmad
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 10, No 2 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v10i2.22713

Abstract

Fungsi media tidak hanya sekadar menyajikan fakta, tetapi juga dapat melakukan konstruksi sosial berdasarkan ideologi media. Dalam konteks ini, tujuan peneliti adalah menelaah cara Israel direpresentasikan oleh CNN Indonesia melalui pemberitaan konflik dengan Palestina, terutama pada periode Oktober 2023 hingga Agustus 2024. Representasi tersebut dianalisis menggunakan pendekatan analisis wacana kritis untuk mengetahui bagaimana Israel dimunculkan dalam teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data yang dikumpulkan berupa kutipan teks dari berita daring CNN Indonesia yang membahas konflik Israel-Palestina. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik dokumentasi, dan teknik catat. Dalam penelitian ini digunakan teori Analisis Wacana Kritis (AWK) model Theo Van Leeuwen, khususnya strategi inklusi, untuk menganalisis cara Israel dimunculkan dalam pemberitaan. Data dianalisis menggunakan metode padan referensial dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya bentuk strategi inklusi yang digunakan CNN Indonesia untuk menampilkan Israel dalam teks berita, diantaranya yaitu diferensiasi-indiferensiasi digunakan untuk menampilkan Israel sebagai aktor tunggal yang bertanggung jawab atas penderitaan warga palestina; objektivitas-abstraksi digunakan untuk menegaskan perlakuan ataupun jumlah korban imbas serangan Israel; kategorisasi, identifikasi dan determinasi digunakan untuk menampilkan citra Israel yang cenderung negatif; individualisasi-asimilasi digunakan untuk menjelaskan bahwa yang bertanggung jawab hanya pihak Israel secara individu atau berkelompok; dan asosiasi-disosiasi digunakan untuk menunjukkan ada atau tidaknya keterkaitan Israel terhadap konflik lainnya. Mengenai representasi, CNN Indonesia membentuk konstruksi makna melalui pemilihan kata, frasa, dan struktur kalimat yang menunjukkan Israel dengan konotasi negatif sehingga dapat menggiring opini pembaca.