Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Volume Nitrogen Dalam Ban Terhadap Keamanan Berkendara Angelica Putri Prasetya; Nazla Azizah Eka Putri; Rhama Fadilah; Zalfa Aliyah Yusuf
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 6 (2025): NJMS - Januari 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pengguna kendaraan bermotor kurang dalam memperhatikan kondisi volume nitrogen pada ban. Hal tersebut dapat mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan selama berkendara. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana nitrogen dapat mempengaruhi performa kendaraan dan tingkat keselamatan pengendara. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume nitrogen pada ban dapat meningkatkan kestabilan kendaraan, meningkatkan efisiensi bahan bakar, mengurangi resiko kecelakaan, dan memberikan kenyamanan selama berkendara. temuan ini menekankan pentingnya memperhatikan volume nitrogen pada ban untuk keselamatan dan kenyamanan selama berkendara. Oleh karena itu, pentingnya pengendara untuk memperhatikan kualitas ban yang baik.
Pancasila sebagai Solusi dalam Mengatasi Tantangan Sosial di Era Digital Apriliani, Nayla; Debhyrizma Scevia Hardiyanti; Siti Nur Rizqia; Zalfa Aliyah Yusuf; Ratna Fitria
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): FEBRUARI-APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i2.3214

Abstract

This study examines the application of Pancasila values as a solution to social challenges in the digital era 4.0. Using a descriptive qualitative method with a literature review approach, the research analyzes how Pancasila principles can be integrated into digital ethics to mitigate the negative impacts of digitalization. The digital era has significantly transformed communication and social interaction, yet it has also introduced challenges such as the spread of hoaxes, hate speech, and political polarization. The findings indicate that Pancasila values—such as unity, justice, and humanity—can serve as a strong foundation for digital ethics. Applying Pancasila in the digital context includes upholding ethical standards on social media, developing Pancasila-based digital policies, and preventing the misuse of technology. The study highlights the importance of collaboration among the government, educational institutions, and society in fostering an ethical digital culture. Recommended strategies include enhancing Pancasila-based digital literacy, establishing regulations that support digital ethics, and creating inclusive online spaces. In conclusion, Pancasila remains not only relevant as a state ideology but also as a practical solution to social challenges in the digital era, reinforcing social cohesion and national identity amid rapid technological advancements.