Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Produksi Film Dokumenter Budaya Seni Beladiri Pencak Silat PSHT Nurhidayah, Siti; Tri Laksono, Yunanto; Pandan Wangi, Mega
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni tradisi pencak silat adalah warisan seni budaya asli Indonesia yang sangat kaya akan nilai-nilai sejarah, kebudayaan, dan filosofi serta mengangkat budaya beladiri Pencak Silat sebagai manifestasi kebudayaan melalui seni pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis dokumentasi visual berbentuk film dokumenter Pencak Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate), salah satu aliran beladiri yang memiliki sejarah panjang dan nilai-nilai kebudayaan yang kaya. Pencak Silat PSHT merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang telah berkembang dan dilestarikan oleh komunitas PSHT di berbagai belahan dunia. Film dokumenter dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki potensi untuk menyampaikan informasi yang mendalam tentang praktik dan nilai-nilai beladiri Pencak Silat PSHT kepada penonton. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang keunikan dan keistimewaan Pencak Silat PSHT sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Selain itu juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat PSHT serta mempromosikan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Metode penelitian analisis digunakan sebagai dasar penelitian berbasis visual dan analisis konten terhadap dokumentasi video dan foto yang menggambarkan praktik Pencak Silat PSHT. Data yang dianalisis meliputi teknik beladiri yang ditampilkan, sejarah perkembangan Pencak Silat PSHT, nilai-nilai yang terkandung dalam beladiri tersebut, serta cara penyajian cerita dalam film dokumenter. Hasil analisis menunjukkan bahwa dokumentasi visual Pencak Silat PSHT mampu menggambarkan keindahan gerakan, kekuatan batin, dan kearifan lokal yang melekat dalam aliran beladiri ini. Selain itu, dokumentasi visual juga memperlihatkan semangat persaudaraan, disiplin, dan nilai-nilai moral yang diterapkan oleh praktisi Pencak Silat PSHT. Selain itu, film dokumenter juga mampu memperluas pemahaman penonton tentang sejarah dan makna filosofis beladiri Pencak Silat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur tentang analisis film dokumenter serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya beladiri Indonesia, khususnya Pencak Silat.
Pendampingan Penerapan Kebersihan Lingkungan Taman Kanak-Kanak Melalui Film Animasi 2D Tri Laksono, Yunanto; Astrid Ayu, Stephanie; Sinta Nurjanah, Melani
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Vol.5 No.1, October 2024
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v5i1.655

Abstract

Taman kanak-kanak merupakan tempat belajar tentang lingkungan sejak dini, dimana proses adaptasi dimulai. Kegiatan ini melibatkan guru taman kanak-kanak di Kota Surabaya melalui media pembelajaran interaktif berbentuk film animasi 2D Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendampingan dalam penerapan kebersihan lingkungan di taman kanak-kanak melalui penggunaan film animasi 2D. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Partisipan kegiatan terdiri dari dua kelompok, meliputi kelompok terkait kontrol melalui pendampingan konvensional, serta kelompok terkait eksperimen pelaksanaan pendampingan melalui film animasi 2D. Kedua kelompok diberikan pemaparan tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan cara-cara menjaga kebersihan melalui pendampingan yang dilakukan oleh pendamping. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan melalui film animasi 2D efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Anak-anak dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan persentase 85% siswa lebih tertarik pada pelajaran yang menggunakan animasi interaktif, serta dalam perilaku menjaga kebersihan lingkungan dibandingkan dengan anak-anak dalam kelompok kontrol. Implikasi penting dalam pengembangan metode pendampingan yang kreatif dan inovatif dalam penerapan kebersihan lingkungan di taman kanak-kanak. Penggunaan film animasi 2D dapat menjadi alternatif yang menarik dalam pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi anak-anak dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pendampingan Pembuatan Logo dan Social Media Management Creativepedia Indonesia Pandan Wangi, Mega; Tri Laksono, Yunanto
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v1i2.64

Abstract

Potensi pengembangan industri mandiri di bidang kreatif harus diimbangi dengan potensi kompetensi pelaku usaha, baik usaha kecil, menengah maupun besar, hal ini bertujuan sebagai upaya peningkatan perekonomian secara terstruktur dan masif.  Desain logo dan social media management merupakan elemen penting sebagai bagian industri kreatif yang membantu dalam upaya peningkatan pemasaran atau branding dan di implementasikan ke dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada Creativepedia Indonesia. Permasalahan muncul dikarenakan kurang maksimalnya pemanfaatan teknologi, dan penentuan segmen pasar dalam pemasaran yang dilakukan oleh Creativepedia Indonesia. Sasaran kegiatan ini adalah Creativepedia Indonesia yang merupakan umkm industri kreatif di bidang jasa pembuatan aksesoris. Proses pendampingan berfokus pada pembuatan logo sebagai representasi penyegaran visual sehingga mampu memberikan identitas khusus yang direduksi oleh konsumen, serta pendampingan layouting pada media sosial (instagram) untuk memperkuat citra pemasaran kepada konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada perancangan logo dan konten media sosial, dengan menggunakan pendekatan sistematik, holistik, interdisipliner dan partisipatif (SHIP). Program pendampingan kegiatan ini menghasilkan peningkatan interaksi promosi yang mampu memberikan jangkauan informasi lebih luas kepada konsumen. Sehingga awareness dan loyalitas konsumen akan mampu ditingkatan. Hal ini selaras dengan tujuan akhir creativepedia yang ingin memperluas jangkauan pemasaran kepada masyarakat
FILM DRAMATURGY OF THE MONOLOGUE "PENYAMUN": PERSPECTIVES ON MUSIC, SEMIOTICS, AND ACTING Tri Laksono, Yunanto; Pramono, Koko Hari; Sabri, Indar
Acintya Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v17i1.7422

Abstract

Monologue based cinema presents distinct challenges in building narrative and dramatic tension, especially in the absence of verbal interaction between characters often the primary force driving a story. Penyamun serves as a compelling case study of how a complete and emotionally resonant cinematic narrative can emerge despite such limitations. The film centers on the existential struggle of a solitary individual in isolation, where internal conflict becomes the core of the drama. Through symbolic and atmospheric techniques, the film replaces conventional dialogue with layered visual metaphors and sonic textures. This study uses a descriptive qualitative method to analyze how music, visual/verbal signs, and acting strategies collaborate to construct meaning. Music functions as an emotional conduit, expressing the protagonist’s psychological shifts and inner turmoil. Visual and verbal signs are examined through a semiotic lens to reveal how layered meanings are constructed and communicated. The actor’s internal and physical performance becomes essential in generating dramatic dynamics and evoking empathy. Findings show that music, semiotic elements, and performance interact synergistically, forming a cohesive dramaturgical structure. These elements do not operate in isolation but reinforce each other to create emotional depth and narrative clarity. Penyamun thus exemplifies a new aesthetic in monologic cinema, demonstrating that powerful cinematic expression can emerge not through dialogue, but through the symbolic and emotional intensity of carefully orchestrated artistic components.
Film Dokumenter Wayang Potehi Sebagai Peningkatan Brand Placement Kebudayaan Tri Laksono, Yunanto; Rachman, Haidar Syahm Azzura
Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20111/gayatri.v3i1.56

Abstract

Wayang Potehi merupakan salah satu warisan budaya Tionghoa yang telah lama berkembang di Indonesia. Namun, eksistensinya semakin terpinggirkan di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap Wayang Potehi melalui produksi film dokumenter sebagai strategi brand placement kebudayaan. Metode yang digunakan mencakup riset etnografi, wawancara dengan dalang dan pelaku seni, serta dokumentasi pertunjukan Wayang Potehi di berbagai daerah. Film dokumenter ini diharapkan dapat menjadi media edukasi serta promosi yang efektif dalam memperkenalkan kembali Wayang Potehi kepada generasi muda dan masyarakat luas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa media audio-visual mampu memberikan dampak yang lebih luas dalam upaya pelestarian budaya, terutama melalui distribusi digital di berbagai platform. Dengan demikian, strategi brand placement dalam bentuk film dokumenter ini dapat menjadi pendekatan inovatif dalam menjaga kelangsungan dan relevansi budaya tradisional di era modern.