Ramadhani, Andi Tis'a
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Remaja Sebagai Health Volunteer Messenger Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Berisiko Kesehatan di Kabupaten Pinrang yusnitasari, selvi; M, Ida Leida; Rismayanti, Rismayanti; Mansur, Marini Amalia; Ramadhani, Andi Tis'a; Damayanti, Handini; Putri, Utami Pradana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.491

Abstract

Kabupaten Pinrang merupakan salah satu kabupaten dengan proporsi penduduk remaja sebesar 17,3%. Besarnya proporsi penduduk remaja sebagai generasi Z berpeluang menimbulkan masalah kesehatan di masa mendatang apabila tidak dilakukan upaya pencegahan sejak awal. Berbagai permasalahan kesehatan yang umumnya ditemukan pada remaja adalah perilaku berisiko seperti perundungan, seks pranikah dan kehamilan remaja, penyalahgunaan narkoba, perilaku merokok, dan berbagai permasalan terkait dengan gizi remaja, seperti obesitas dan anemia. Salah satu isu yang menjadi perhatian di Kecamatan Batulappa, yaitu masih ditemukannya kasus pernikahan dini disebabkan oleh remaja putus sekolah dan rendahnya literasi tentang kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, perlu pemberdayaan kader remaja yang nantinya akan berperan sebagai health volunteer messenger untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja. Sasaran pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan adalah remaja berusia 10-19 tahun di Desa Kaseralau wilayah kerja Puskesmas Batulappa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan memberikan edukasi tentang perilaku berisiko dan pencegahannya kepada remaja, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kepada kader remaja dalam melakukan pengukuran status gizi. Hasil kegiatan diperoleh bahwa sebanyak 65,0% peserta berada pada kategori usia remaja awal (10-13 tahun). Hasil pengukuran indeks massa tubuh menunjukkan bahwa sebanyak 75,0% dengan status gizi normal, 17,5% diantara peserta dengan status gizi kurang. Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi kesehatan (p=0,000). Disarankan kepada pengelola posyandu remaja dan kader remaja terlatih agar rutin melakukan edukasi dan pengukuran status gizi kepada remaja.
Risk Factors for Chronic Complications in Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Makassar City: A Case-Control Study Yusnitasari, Andi Selvi; Amiruddin, Ridwan; Wahyuni, Andi Nur Afifah; Ramadhani, Andi Tis'a; Sambe, Ghea Fricillia
Miracle Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2025): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v8i2.500

Abstract

The prevalence of type 2 diabetes mellitus continues to increase globally and has become a significant economic burden on health, making the identification of risk factors for chronic complications important in order to prevent long-term effects. This study aims to analyze risk factors for chronic complications in patients with type 2 DM at five community health centers in Makassar: Sudiang, Ballaparang, Kassi-kassi, Antara, and Paccerakkang. The study design used an analytical observational approach with a case-control approach. The total sample consisted of 100 respondents (50 cases and 50 controls) selected using purposive sampling. Data were collected through interviews and medical records, then analyzed univariately and bivariately (Odds Ratio/OR). The results of statistical analysis showed that age (OR = 2.524; 95% CI = 0.723-8.818), blood pressure (OR = 1.379; 95% CI = 0.628–3.029), GDP (OR = 3.802; 95% CI = 1.482–9.750), duration of DM (OR = 18.614; 95% CI = 6.782–51.087), treatment adherence (OR = 2.263; 95% CI = 1.013–5.052), stress (OR = 1.084; 95% CI = 0.494–2.377), and self-care for DM (OR = 2.495; 95% CI = 1.105–5.629). Based on these findings, patients with type 2 DM are advised to monitor their blood sugar levels regularly, improve adherence to therapy, and implement good self-care practices such as diet management, regular physical activity, and periodic health checkups to prevent chronic complications.